Buka konten ini

BATAM (BP) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pengamanan arus kendaraan menuju Batam mulai dimatangkan. BPTD Kelas II Kepri bersama Polresta Barelang menyiapkan skema pengaturan mobilitas, baik dari akses pelabuhan maupun jalur darat, untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar sepanjang libur panjang akhir tahun.
Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan BPTD Kepri, Frans Deddy Arisandy, menuturkan bahwa sejumlah pelabuhan tetap menjadi titik padat arus penumpang, seperti Pelabuhan Telaga Punggur, Pelabuhan Uban, serta pelabuhan pengumpan lainnya. Meski demikian, hingga kini belum ada rencana pembatasan kendaraan yang masuk ke Batam.
Menurut Frans, lonjakan kendaraan di Batam pada periode libur akhir tahun biasanya tidak terlalu signifikan. Fokus utama penanganan Nataru 2025 lebih diarahkan pada aspek keselamatan pengguna jalan dan penertiban administrasi kendaraan.
“Layanan lebih ke keselamatan pengguna jalan. Penertiban administrasi seperti KIR oleh Dishub, pajak oleh Dispenda, maupun kelengkapan kendaraan oleh rekan-rekan Lantas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kelengkapan administrasi kendaraan wajib dipastikan sebelum kendaraan beroperasi di Batam. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengawasan menyeluruh terhadap mobilitas kendaraan baik melalui jalur laut maupun darat.
Dari sisi kepolisian, penguatan pengawasan lalu lintas juga mulai digencarkan. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, mengatakan kendaraan dari luar daerah tetap diperbolehkan masuk asalkan administrasinya lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, ada aturan wajib lapor bagi kendaraan yang berada di Batam lebih dari tiga bulan.
“Kalau lebih dari tiga bulan wajib laporan dan harus ada surat jalan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri,” tegasnya.
Ketentuan ini diterapkan untuk mencegah pelanggaran administrasi sekaligus memastikan tidak ada kendaraan bermasalah yang beroperasi selama periode libur Nataru.
Afiditya menjelaskan, Operasi Zebra Seligi 2025 yang masih berlangsung juga menjadi bagian penting dari pengamanan. Melalui operasi ini, polisi melakukan pemeriksaan kelengkapan, edukasi keselamatan, hingga penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Dengan sinergi BPTD, Dishub, Polresta Barelang, dan berbagai instansi terkait lainnya, pengamanan arus transportasi selama Nataru diharapkan berjalan kondusif. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan layak jalan, melengkapi dokumen administrasi, dan mematuhi arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman sepanjang libur akhir tahun. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : GALIH ADI SAPUTRO