Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Sekitar 500.000 tiket pesawat menuju Jepang diperkirakan telah dibatalkan oleh wisatawan asal Tiongkok, menurut seorang analis penerbangan yang dikutip AFP, Selasa (18/11).
Lonjakan pembatalan ini muncul setelah pemerintah Tiongkok mengimbau warganya untuk menunda perjalanan ke Jepang, di tengah memanasnya hubungan diplomatik kedua negara.
Dilansir dari Korea Times, kedua negara diketahui telah berselisih sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyatakan Tokyo akan melakukan intervensi militer jika Taiwan diserang.
Saat perselisihan meningkat, Tiongkok pada Jumat (14/11) mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk menghindari perjalanan ke Jepang dalam waktu dekat.
Analis penerbangan independen, Li Hanming, yang sejak 2023 mengumpulkan data pemesanan penerbangan aktif dari maskapai besar dan agen perjalanan daring Tiongkok, menyebutkan bahwa peringatan tersebut memberikan dampak signifikan.
Berdasarkan datanya, pemesanan aktif menuju Jepang anjlok dari sekitar 1,5 juta pada 15 November menjadi hanya satu juta dalam dua hari.
Biasanya, penurunan pemesanan hanya sekitar lima persen per hari, namun kali ini terjadi penurunan drastis mencapai 33 persen.
”Pasti akan ada lebih banyak pembatalan jika ketegangan meningkat,” kata Li, seperti yang dikutip Korea Times.
Beberapa maskapai besar Tiongkok telah menawarkan pengembalian dana penuh untuk penerbangan ke Jepang yang dipesan hingga 31 Desember.
Respons agen perjalanan Tiongkok pun beragam. Salah satu perusahaan wisata langsung menghapus seluruh paket perjalanan ke Jepang. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY