Buka konten ini

BATAM (BP) – Fakultas Kedokteran (FK) Institut Kesehatan Mitra Bunda (IKMB) resmi berdiri setelah menerima SK. FK. dalam acara Syukuran Penerimaan SK Fakultas Kedoteran IKMB di kampus IKMB Seraya, Jumat (7/11/2025).
SK diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes, kepada Ketua Yayasan Harapan Bunda Batam, Dr. Hj. Gusnawati STr. Keb, MKM.
Nopriadi mengucapkan selamat kepada FK IKMB karena sudah hadir di Batam. Perjuangan mendirikan FK ini tidak mudah. Banyak tantangan. Kerja sama dan doa semua pihak menjadikan FK bisa berdiri.
“Saya berharap akhir November ini, FK IKMB selesai proses pendaftaran dan kuliah perdana. Ke depan IKMB bisa berubah menjadi universitas dengan penambahan fakultas lainnya,” papar Nopriadi.
Acara didukung Pembina Yayasan Harapan Bunda Batam, H. Henry Minit; Rektor IKMB, Dr. Nelli Roza, Skp, MKes; Warek 1 IKMB, Ns. Didi Yunaspi, MKep, CMC; Warek 2 IKMB, Dr. Roza Erda, SKM, MM, MKM; Warek 3 IKMB, Dr Desy, S.S., M.Pd; Pengawas Yayasan Harapan Bunda Bidang Pelayanan Kesehatan, dr Made Tantra Wirakesuma MARS; Dewan Pengawas Yayasan Harapan Bunda, Ade Wirman Syafei; Direktur RS Harapan Bunda Batam, dr Ibnu Rushd MKM; Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. R.R. Sri Widjayanti Suryandari; Kaprodi FK IKMB, dr. Yanuarni WBP Mkes Sp. PK Subsp.P.I. (K); dr Arie Vonikartika MKM; dan Ustaz Hardizon.
Nelli Roza mengatakan, semoga FK IKMB bisa menjadi solusi penyelesaian masalah kesehatan masyarakat. Semua bisa maksimal dicapai bila ada kolaborasi produktif, inovasi berkelanjutan, dan berkontribusi kepada masyarakat.
Made Tantra Wirakesuma menyebutkan, kerja keras H. Henry Minit dan Hj. Gusnawati menjadi salah satu penentu berdirinya FK IKMB. FK Pengampu dari FK IKMB adalah FK Universitas Jenderal Soedirman ( UNSOED) Purwokerto.
Ibnu Rush menambahkan, mereka juga melengkapi diri dengan menjadikan RS Harapan Bunda sebagai RS Pendidikan, dan RS Terakreditasi Pendidikan untuk RS Embung Fatimah.
Sementara itu, Hj. Gusnawati tampak terharu dan meneteskan air mata. Perjuangan dan kerja keras semua pihak di IKMB telah membuahkan hasil. FK bisa berdiri di kota industri Batam. Gusnawati berharap agar amanah (FK) ini bisa dijaga dengan baik dengan menjadikan FK IKMB sebagai lembaga pendidikan yang bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat Batam, Kepri, dan Indonesia umumnya.
Tak berbeda dengan Hj. Gusnawati. H. Henry Minit agak lama terdiam, terlihat terharu, baru bicara. Mengunakan bahasa Indonesia, Malaysia, dan Inggris, Henry terlihat memacu semangat orang-orang yang ada di Yayasan dan IKMB untuk terus maju. Malaysia, Singapura bisa maju pendidikan kedokteran dan kesehatannya. Kita juga bisa. Yang perlu dilakukan adalah kerja sama, saling asah, saling asuh.
“IKMB didirikan dengan air mata, semangat, dan doa semua pihak. Cerdaskan anak bangsa, anak Kepri,” teriak Henry dalam puisi yang dibacakan di hadapan ratusan hadirin. (*/adv)
Reporter : SUPRIZAL TANJUNG
Editor : GALIH ADI SAPUTRO