Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Atap bangunan yang terdapat di Taman Batu 10 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau tampak mulai mengalami kerusakan. Padahal, tempat tersebut kerap dikunjungi warga karena berada di tengah kota.
Pantauan Batam Pos, Rabu (12/11) menunjukan bagian plafon atap bangunan yang memiliki desain corak hijau-oranye itu terlihat retak dan mengelupas di beberapa titik.
Retakan terlihat cukup jelas pada bagian bawah atap, bahkan terdapat sebagian material plafon yang sudah bolong. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengunjung yang kerap memanfaatkan area tersebut.
Selain bagian plafon, beberapa elemen taman juga terlihat memerlukan perhatian, seperti tiang penyangga yang mulai kusam karena faktor usia.
”Memang sering saya kesini, walaupun sekadar istirahat dan memakan bekal. Sayang sekali kalau dibiarkan rusak begitu, kan banyak juga yang datang,” kata Wandi, pengunjung Taman Batu 10 Tanjungpinang.
Ia menambahkan, pemerintah setempat memang perlu melakukan perawatan dan perbaikan terhadap fasilitas publik tersebut. Jika dibiarkan, menurutnya tidak menutup kemungkinan bagian lain juga akan ikut rusak.
”Kalau dibiarkan takutnya tambah rusak dan dapat membahayakan pengunjung. Karena banyak yang datang, untuk bermain wifi gratis,” tambahnya.
Taman yang terletak tidak jauh dari Pasar Bintan Center tersebut diketahui selsai dibangun dan diresmikan pada tahun 2026 lalu. Taman tersebut dibangun dengan menggunakan dana APBN mencapai Rp4,7 miliar. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY