Buka konten ini

RAMBUT sering disebut sebagai mahkota, terutama bagi perempuan. Tapi sayangnya, banyak yang lupa kalau mahkota ini butuh perawatan ekstra. Rambut yang sehat dan berkilau bisa menambah kepercayaan diri, sementara rambut kusam justru bisa merusak penampilan meski outfit sudah maksimal.
Yang sering tidak disadari, penyebab rambut kusam ternyata bukan cuma karena produk perawatan yang salah, tapi juga dari kebiasaan sepele yang sering dilakukan setiap hari.
1. Sisir Kotor, Rambut Ikut Kusam
Menyisir rambut itu wajib. Tapi kalau sisirnya jarang dibersihkan, justru bisa jadi bumerang.
Debu, minyak, dan sisa kulit kepala yang menempel di sisir lama-kelamaan bisa menumpuk. Kalau terus dipakai tanpa dibersihkan, kotoran itu akan kembali menempel ke rambut dan kulit kepala. Akibatnya? Rambut jadi kusam, lepek, bahkan bisa muncul ketombe.
Jadi, jangan malas mencuci sisir ya! Minimal seminggu sekali, rendam sisir dalam air hangat yang sudah dicampur sabun atau sampo.
2. Rambut Tak Dilindungi dari Sinar Matahari
Kalau wajah saja perlu sunscreen, rambut juga butuh perlindungan.
Paparan sinar matahari langsung, terutama di siang bolong, bisa membuat rambut kering, bercabang, dan warnanya memudar.
Coba biasakan pakai topi, payung, atau scarf saat beraktivitas di luar ruangan. Sinar UV bukan cuma bikin kulit gosong, tapi juga bisa “membakar” rambut hingga tampak kusam dan tak bernyawa.
3. Cara Keramas Kurang Tepat
Keramas itu kelihatannya sederhana, tapi salah langkah sedikit bisa bikin rambut rusak.
Jangan langsung menggosok rambut dengan kasar atau memakai air yang terlalu panas. Apalagi, mengeringkannya dengan handuk secara kuat-kuat. Cara seperti ini bisa membuat kutikula rambut terbuka dan patah.
Sebelum keramas, sebaiknya sisir rambut dulu agar tidak kusut. Gunakan sampo dan kondisioner sesuai jenis rambut, lalu keringkan dengan cara ditepuk lembut, bukan digosok.
4. Salah Mengeringkan Rambut
Kebiasaan mengusap rambut terlalu keras dengan handuk ternyata juga bikin rambut stres.
Tekanan dari gosokan itu bisa merusak lapisan luar rambut (kutikula), membuatnya mudah patah dan kehilangan kilau alami.
Lebih baik, bungkus rambut dengan handuk lembut selama beberapa menit untuk menyerap air, lalu biarkan kering alami.
5. Styling Saat Rambut Masih Basah
Ini kebiasaan fatal tapi sering dilakukan: menata rambut pakai alat panas saat rambut belum kering sempurna.
Catokan atau hair dryer bersuhu tinggi bisa “membakar” rambut yang masih lembap. Folikel rambut rusak, warna jadi kemerahan, kering, bahkan bercabang.
Kalau sudah begitu, satu-satunya solusi adalah memotong ujung rambut. Jadi, sabar dulu—pastikan rambut benar-benar kering sebelum mulai styling. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO