Buka konten ini

BATAM (BP) – Warga Batam dihebohkan dengan kemunculan sebuah mobil sport mewah berjenis Toyota 86 berpelat nomor asing yang diduga mirip pelat kendaraan Jepang. Mobil tersebut terekam melintas di jalan protokol di Batam Center dan langsung menjadi sorotan warga.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak mobil Toyota berwarna hitam melaju di tengah kemacetan dengan pelat bertuliskan huruf dan angka khas Jepang. Pemandangan tak biasa itu memantik beragam komentar pedas dari pengguna jalan.
“Bapaknya kali yang punya Batam, suka-suka pakai pelat nomor,” sindir salah seorang pengendara yang mengabadikan momen tersebut.
Banyak warganet mempertanyakan bagaimana kendaraan dengan pelat asing itu bisa bebas berkeliaran di jalan umum tanpa tindakan dari pihak berwenang.
Menanggapi hal itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Andika Bayu Siregar menegaskan, kendaraan berpelat nomor asing atau replika dilarang beroperasi di wilayah Indonesia.
“Pelat seperti itu tidak boleh beredar di jalan raya. Jika ditemukan, pasti akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegas Andika, Minggu (9/11).
Ia menjelaskan, pelat nomor kendaraan di Indonesia diatur dalam Peraturan Kapolri dan hanya diterbitkan oleh Korlantas Polri. Penggunaan pelat palsu, pelat luar negeri, atau replika yang menyerupai negara lain termasuk pelanggaran lalu lintas.
Polda Kepri juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur menggunakan pelat nomor bergaya luar negeri hanya demi gaya atau konten media sosial. “Jangan sampai sekadar ingin tampil beda justru berurusan dengan hukum,” kata Andika mengingatkan.
Untuk diketahui, Toyota 86 adalah mobil berjenis sports car dengan model coupe berukuran kompak hasil kolaborasi antara Toyota dan Subaru. Mobil ini disebut Toyota GT-86 di Eropa, atau Scion FR-S di Indonesia, serta dijual oleh Subaru sebagai Subaru BRZ. Mobil yang menggunakan mesin Boxer 2.0 liter dan penggerak roda belakang/rear wheel drive (RWD) ini terinspirasi dari Corolla Levin dan Sprinter Trueno AE86 yang terkenal dengan sebutan Hachiroku.
Toyota 86 secara resmi diperkenalkan pada Tokyo Motor Show tahun 2011 dan mulai dijual tahun 2012. Mobil ini menggunakan transmisi 6 speed manual dan 6 speed automatic.
Harga baru mobil ini berkisar Rp1,03 miliar-Rp1,06 miliar (OTR Jakarta). Sementara harga bekasnya Rp600 juta hingga Rp850 juta, tergantung tahun produksinya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : RATNA IRTATIK