



SEJUMLAH peristiwa penting mewarnai Batam sepanjang pekan ini, mulai dari penegakan hukum hingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap kapal ikan asing asal Vietnam yang beroperasi ilegal di perairan Batam.
Aksi ini menimbulkan kerugian mencapai Rp 22,6 miliar, sekaligus menunjukkan upaya pengawasan perairan Indonesia semakin ketat.
Di sisi lain, warga sempat terganggu akibat penutupan akses jalan di Genta, yang menimbulkan kemacetan sementara dan mempengaruhi mobilitas masyarakat. Kejadian lalu lintas juga tercatat di Nagoya, ketika seorang pria tewas usai menabrak mobil Maxim, sementara sebuah Avanza hitam terguling di depan Vihara, menambah catatan keselamatan jalan yang perlu perhatian.
Bea Cukai Batam mengumumkan perkembangan hasil penindakan terhadap dua tempat hiburan malam di Kota Batam yang kedapatan melanggar ketentuan di bidang cukai. Kedua lokasi tersebut adalah Panda Club One Batam Mall dan Formosa KTV, yang kini telah dikenai sanksi administratif dengan total denda mencapai Rp45 juta.
Di tengah gejolak harga kebutuhan pokok, harga cabai makin pedas. Pemerintah Kota Batam menyiapkan operasi pasar menjelang Natal dan Tahun Baru, guna menstabilkan harga dan meringankan beban masyarakat.
Sepekan penuh dinamika ini menjadi cermin aktivitas ekonomi, hukum, hingga sosial di Batam, yang tetap memerlukan perhatian dan langkah cepat dari aparat maupun masyarakat. (***)
Reporter : TIM BATAM POS
Editor : JAMIL QASIM