Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Aksi pembobolan rumah dan pertokoan cenderung meningkat pada akhir tahun atau menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Para pelaku memanfaatkan kondisi perumahan yang sepi serta kelengahan pemilik usaha.
Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah pencegahan dengan meningkatkan intensitas patroli di wilayah hukum Batuaji.
“Untuk pencegahan, kita akan tingkatkan patroli ke lingkungan warga dan pertokoan,” katanya, Jumat (7/11).
Bimo mengatakan, patroli dilakukan siang dan malam hari. Langkah ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kejahatan itu terjadi karena ada niat dan kesempatan. Dengan patroli ini, kita menghilangkan kesempatan itu,” ujarnya.
Menurut Bimo, pelaku umumnya memantau situasi terlebih dahulu. Untuk kasus pembobolan rumah, pelaku kerap berpura-pura bertamu guna memastikan rumah dalam keadaan kosong. Sementara pada pertokoan, aksi dilakukan saat kondisi sepi atau menjelang toko tutup.
“Imbauan kepada masyarakat tetap waspada. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan agar bisa kami tindak lanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengingatkan para pemilik usaha agar memperkuat sistem keamanan, terutama menjelang akhir tahun. “Pasang sistem keamanan seperti CCTV, alarm, serta petugas keamanan,” ujarnya.
Ia meminta karyawan toko meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau area sekitar. Selain itu, pencahayaan lingkungan harus memadai karena aksi kejahatan kerap terjadi pada malam hari.
Zaenal menambahkan, pihaknya telah menyediakan layanan nomor darurat 110 yang dapat diakses masyarakat jika menemukan potensi tindak pidana. “Hubungi 110 apabila menemui hal-hal mencurigakan. Polsek atau Polresta Barelang akan segera mendatangi lokasi,” ujarnya. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : FISKA JUANDA