Buka konten ini

DI tengah ritme kota yang kian padat, masyarakat urban kini mencari hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga efisien dan fungsional. Dari kebutuhan inilah konsep apartemen mixed-use atau hunian serbaguna lahir — tempat tinggal yang menyatukan berbagai aspek kehidupan dalam satu lingkungan.
Bayangkan, satu gedung bisa memuat tempat tinggal, kantor, kafe, pusat kebugaran, hingga ruang kolaborasi. Tidak perlu menembus kemacetan atau menghabiskan waktu di jalan. Cukup turun lift, semua kebutuhan sudah tersedia. Inilah gaya hidup “21st century living” yang semakin digemari oleh generasi produktif dan terkoneksi.
Apa Itu Apartemen Mixed-Use
Secara sederhana, mixed-use development adalah proyek properti yang memadukan berbagai fungsi: hunian, perkantoran, ruang komersial, dan area gaya hidup dalam satu kawasan. Dalam konteks apartemen, konsep ini memungkinkan penghuni untuk tinggal, bekerja, berbelanja, dan bersantai di satu tempat yang terintegrasi.
Model hunian seperti ini sudah lama berkembang di kota-kota besar dunia seperti New York, Tokyo, dan Singapura. Di Indonesia, konsep serupa mulai diterapkan di kawasan perkotaan yang tumbuh pesat, seperti BSD City, Jakarta Barat, hingga Surabaya, dan kini mulai dilirik sebagai simbol hidup modern.
Manfaat Tinggal di Apartemen Mixed-Use
1. Waktu Lebih Efisien
Segala aktivitas dapat dilakukan dalam satu kawasan, dari bekerja hingga bersantai. Minim perjalanan berarti lebih banyak waktu untuk keluarga dan aktivitas pribadi.
2. Gaya Hidup Modern dan Praktis
Fasilitas lengkap seperti pusat kebugaran, kafe, area komersial, dan ruang kerja bersama membuat penghuni dapat memenuhi berbagai kebutuhan tanpa keluar dari lingkungan hunian.
3. Mendorong Kolaborasi dan Interaksi
Rancangan kawasan yang terbuka dan inklusif memudahkan penghuni berinteraksi. Dari percakapan santai bisa lahir jejaring profesional dan peluang bisnis baru.
4. Potensi Investasi yang Menjanjikan
Lokasi yang strategis—biasanya berada di kawasan bisnis atau pusat kota—membuat apartemen mixed-use memiliki nilai investasi yang tinggi. Selain kenaikan harga properti, potensi sewa pun relatif stabil.
5. Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Kehidupan yang terpusat dalam satu kawasan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Aktivitas yang lebih banyak dilakukan dengan berjalan kaki turut mendukung gaya hidup sehat dan mengurangi jejak karbon.
Konsep mixed-use apartment kini bukan sekadar tren arsitektur, melainkan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan hidup modern. Bagi masyarakat urban yang mengutamakan efisiensi dan keseimbangan hidup, hunian seperti ini menjadi solusi masa depan. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO