Buka konten ini

MEMBIASAKAN anak membaca sejak dini bukan perkara mudah. Buku yang terlalu tebal atau tidak sesuai usia justru dapat membuat anak cepat bosan dan kehilangan minat terhadap huruf-huruf di dalamnya. Karena itu, pemilihan buku yang tepat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan pada dunia baca.
Berikut tiga buku yang dapat menjadi pilihan untuk anak-anak yang baru mulai berkenalan dengan kebiasaan membaca. Ceritanya ringan, ilustrasinya menarik, dan pesan moralnya relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Fortunately, the Milk
Karya penulis kenamaan Neil Gaiman ini dikenal dengan gaya penceritaan yang cerdas dan imajinatif. Dalam versi terjemahan Indonesia berjudul Untunglah, Susunya, buku ini menampilkan kisah seorang ayah yang harus menjaga sebotol susu untuk anak-anaknya.
Namun, perjalanan sederhana itu berubah menjadi petualangan lintas dimensi penuh kejutan, termasuk pertemuan dengan profesor berbentuk dinosaurus yang eksentrik namun berhati baik.
Ilustrasi yang hadir di hampir setiap halaman membuat anak-anak semakin mudah mengikuti cerita, sekaligus menumbuhkan imajinasi mereka.
King Baby
Berbeda dengan Fortunately, the Milk, buku karya Kate Beaton ini menyuguhkan humor yang lembut dan relevan, terutama bagi orang tua yang memiliki bayi baru lahir. Cerita tentang “raja kecil” yang menuntut perhatian sepanjang waktu disampaikan dengan jenaka dan ringan.
Bagi anak-anak, buku ini memberikan gambaran lucu tentang kehidupan bayi dan dinamika keluarga baru. Sementara bagi orang tua, kisahnya menjadi cermin pengalaman sehari-hari yang hangat sekaligus menghibur.
The Journey
Francesca Sanna menulis dan mengilustrasikan The Journey dengan penuh empati. Buku ini bercerita tentang sebuah keluarga yang harus meninggalkan rumah karena perang.
Meski mengangkat tema berat, bahasa dan gambar dalam buku ini disusun dengan hati-hati, sehingga anak-anak dapat memahami maknanya tanpa merasa terbebani.
Pesan moralnya kuat: tentang keberanian, kehilangan, dan harapan. Buku ini mengajak anak untuk mengenal nilai-nilai kemanusiaan sejak dini.
Ketiga buku ini bisa menjadi awal yang baik untuk memperkenalkan dunia literasi kepada anak-anak. Ceritanya tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun empati dan imajinasi. Dan, seperti banyak orang dewasa lainnya, mungkin Anda pun akan menemukan diri ikut menikmati kisah sederhana yang ternyata sarat makna. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO