Buka konten ini

GORDEN bukan sekadar kain penutup jendela. Ia bagian dari “wajah” ruang tamu yang bisa menentukan kesan pertama bagi siapa pun yang datang berkunjung. Pilihan warna, bahan, dan modelnya mampu menghadirkan nuansa yang nyaman, elegan, sekaligus harmonis dengan desain ruangan secara keseluruhan.
Untuk rumah bergaya minimalis, gorden dengan warna lembut seperti putih, abu-abu, atau krem menjadi favorit. Warna-warna ini membuat ruangan tampak lebih luas dan bersih. Tak sedikit pula yang menambahkan motif garis atau pola geometris untuk memberi sedikit karakter tanpa membuat tampilan terasa ramai.
Selain estetika, gorden juga punya fungsi penting. Model blackout misalnya, cocok untuk yang ingin suasana lebih teduh dan privasi terjaga. Sedangkan bahan sheer memberi efek lembut dan tetap membiarkan cahaya alami masuk.
Material yang Jadi Primadona
Bahan gorden kini makin beragam. Linen banyak disukai karena teksturnya alami dan mampu menyerap panas dengan baik. Ada juga bahan ramah lingkungan seperti katun organik dan poliester daur ulang yang tengah naik daun—selain awet, juga mendukung konsep rumah sehat dan berkelanjutan.
Panduan Memilih Gorden yang Tepat
Sebelum membeli, pastikan ukuran gorden sesuai dengan jendela. Gorden yang terlalu pendek atau panjang justru mengganggu tampilan. Warna dan polanya pun sebaiknya disesuaikan dengan tema ruang tamu.
Untuk ruang yang butuh cahaya alami, pilih gorden sheer. Tapi jika ingin ruangan gelap total saat malam hari, pilih blackout.
Gorden juga kini mudah dibeli. Melalui situs seperti IKEA Indonesia, calon pembeli bisa memilih desain secara online dan memesan sesuai kebutuhan. Koleksi mereka cenderung minimalis dan fungsional, dengan bahan berkualitas dan harga bersaing.
Inspirasi Gorden untuk Berbagai Ukuran Ruang
Untuk ruang tamu kecil, pilih gorden berwarna cerah dan ringan. Jenis linen tipis atau sheer memberi kesan luas dan terang.
Sebaliknya, ruang tamu besar bisa tampil lebih mewah dengan gorden panjang berlapis, misalnya kombinasi sheer dan blackout. Gaya klasik bermotif floral atau warna netral polos sama-sama memberi kesan elegan.
Rawat dengan Benar Agar Awet
Gorden yang jarang dibersihkan bisa jadi sarang debu. Karena itu, cuci setiap tiga hingga enam bulan. Gunakan teknik pencucian sesuai jenis bahan—beberapa cukup direndam lembut, ada pula yang perlu dicuci mesin suhu rendah. Setelah kering, setrika dengan suhu sesuai dan gantung kembali agar tidak kusut.
Saat memasang, perhatikan posisi batang atau rel. Idealnya, gorden dipasang sekitar 10–15 cm di atas jendela agar ruangan tampak lebih tinggi. Hindari memasang batang terlalu pendek agar kain jatuh sempurna di sisi kanan-kiri jendela.
Padukan dengan Furnitur dan Dekorasi
Kunci tampilan ruang tamu yang serasi terletak pada perpaduan warna. Pilih gorden yang senada dengan sofa, karpet, atau bantal dekoratif. Warna netral selalu aman, tetapi tambahan aksen seperti tali pengikat atau layer gorden bisa memberi sentuhan lebih berkelas.
Gorden juga bisa jadi pembatas area dalam rumah berkonsep open space, atau elemen estetis yang mempercantik tampilan dinding polos.
Kain Sederhana, Efeknya Tak Sederhana
Gorden memang tampak sepele, tapi pengaruhnya besar. Dengan memilih bahan, warna, dan model yang tepat, ruang tamu bisa berubah dari biasa menjadi istimewa. Tak hanya memperindah, tapi juga menciptakan rasa nyaman dan privasi yang lebih terjaga. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO