Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat untuk periode Oktober, November, dan Desember terus disalurkan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Kedua bansos ini menjadi yang paling banyak dicari oleh masyarakat.
Meski demikian, masih terdengar kabar di lapangan bahwa banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima bantuan, meskipun sudah terdaftar. Penyaluran bantuan memang dilakukan secara bertahap dan tidak sekaligus, sehingga waktu cair di setiap daerah berbeda-beda.
Selain itu, setiap bank Himbara yang ditunjuk sebagai penyalur bansos memiliki progres yang berbeda. Bahkan, sampai saat ini belum ada bank yang menyalurkan bantuan di atas 50 persen.
Bagi KPM yang menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Bank Syariah Indonesia (BSI), progres penyaluran menunjukkan hasil paling menonjol dibandingkan bank lain. Hingga saat ini, penyaluran PKH sudah mencapai 43 persen dan masih terus diproses, sementara BPNT telah mencapai 21 persen dengan status penyaluran yang juga masih berlangsung.
Bank Mandiri mencatat kemajuan cukup signifikan dalam penyaluran bansos pada tahap keempat ini. Penyaluran PKH telah mencapai 37 persen dan masih terus diproses, menandakan upaya bank untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sementara itu, distribusi BPNT telah mencapai 34 persen, juga dalam proses penyaluran, menandakan kelancaran meski belum rampung.
Berbeda dengan BSI dan Mandiri, penyaluran bantuan di BRI dan BNI masih berada pada tahap awal. Di BRI, baik PKH maupun BPNT baru tersalurkan sekitar 1 persen, sementara sebagian besar proses masih tercatat sebagai “belum berjalan.”
Kondisi serupa juga terjadi di BNI, mayoritas statusnya “belum berjalan,” menunjukkan bahwa kedua bank tersebut masih dalam tahap persiapan distribusi bantuan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK