Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Padel menjadi olahraga yang pertumbuhannya paling masif bersama esports. Hal itu diakui Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, setelah bertemu dengan Ketua Padel Internasional (FIP) Luigi Carraro di Lausanne Swiss belum lama ini.
“Saya sampaikan olahraga ini berkembang di Bali dan Jakarta. Sudah sangat pesat. Dulu di Cipete dan Pluit. Sekarang hampir rata wilayah di Indonesia dan merambah ke provinsi lain,” beber pria yang akrab disapa Okto itu ketika diwawancarai di Jakarta.
Okto menuturkan, selain perkembangannya yang masif, secara prestasi juga padel sudah mulai menunjukkan taringnya. Salah satunya ketika timnas putri meraih medali perunggu di FIP Asia Cup 2025 edisi pertama pada 17-24 Oktober di Doha, Qatar. “Jadi dengan banyaknya (turnamen) akan mendorong prestasi. Ini bagus,” katanya.
Perkembangan padel bakal lebih semarak andai olahraga ini bisa dipertandingkan di Olimpiade. Okto memprediksi, padel kemungkinan mulai eksibisi di Olimpiade Brisbane 2032.
“Kalau di Los Angeles (2028), sepertinya agak berat. Karena Amerika condong ke pickleball ya,” sebutnya. (*)
Reporter: JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG