Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kebijakan pro-rakyat di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menunjukkan hasil nyata. Dalam setahun terakhir, pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur energi, tetapi juga fokus memperkuat keterampilan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Langkah tersebut diwujudkan melalui program pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja, perluasan peluang bagi UMKM, koperasi, dan BUMD, serta penempatan proyek di luar kawasan industri besar agar manfaat pembangunan dirasakan lebih merata.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi ekonomi nasional yang menempatkan rakyat sebagai pusat pembangunan.
“Transformasi ini tidak hanya mengubah struktur ekonomi, tetapi juga memperbaiki mutu manusia sebagai subyek pembangunan,” ujarnya di Jakarta.
Menurut Bahlil, Kementerian ESDM telah melatih dan mensertifikasi puluhan ribu tenaga kerja sektor energi dan pertambangan untuk menghadapi kebutuhan industri masa depan. Dampaknya, lebih dari 276 ribu peluang kerja baru tercipta dari proyek-proyek hilirisasi di berbagai daerah.
Ia menuturkan, berbagai program ESDM juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Sekarang ibu-ibu bisa menjahit hingga malam, anak-anak belajar dengan cahaya terang, nelayan hasil tangkapannya lebih awet,” kata Bahlil menggambarkan dampak pembangunan energi di daerah.
Dari sisi fiskal, kinerja sektor ESDM juga mencatat hasil menggembirakan. Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga semester I 2025 mencapai Rp183,3 triliun atau 71,99 persen dari target tahunan. Kontribusi terbesar datang dari subsektor mineral dan batubara Rp100,2 triliun, serta migas Rp73,3 triliun.
Tak hanya itu, investasi sektor ESDM hingga Agustus 2025 menembus USD17,20 miliar, naik 8,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (USD15,85 miliar). Subsektor migas masih mendominasi dengan USD10,22 miliar, disusul minerba USD3,80 miliar.
Bahlil menegaskan, capaian ini merupakan hasil dari arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat. (***)
Reporter : JP Group
Editor : Iman Wachyudi