Buka konten ini

BINTAN (BP) – Upaya membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sejumlah sekolah dasar dan menengah di Bintan menerima buku saku literasi lingkungan, Selasa (21/10).
Sekolah yang menerima buku tersebut antara lain MIS Muhammadiyah Kawal, MTsN Bintan Timur, SDN 003 Bintan Timur, SDN 011 Bintan Timur, dan SDN 004 Toapaya.
Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, mengatakan buku saku ini diberikan sebagai sarana edukasi agar siswa memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.
“Di dalamnya ada materi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pengelolaan sampah dengan konsep 3R (reuse, reduce, recycle), serta dampak perilaku manusia terhadap fenomena alam,” ujar Niken.
Menurutnya, dengan pemahaman tersebut diharapkan muncul perilaku positif pada anak-anak, seperti kebiasaan memilah sampah dan menjaga kebersihan sekolah.
“Mereka bisa jadi agen perubahan di lingkungannya. Anak-anak bisa menularkan kebiasaan baik kepada teman-temannya agar sekolah menjadi tempat yang bersih, sehat, hijau, dan lestari,” tambahnya.
Dalam buku saku itu juga dijelaskan cara membuat lubang biopori untuk meningkatkan penyerapan air hujan dan mencegah banjir, serta pengolahan sampah organik menjadi kompos guna menyuburkan tanah.
“Tujuan utamanya adalah menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan itu tanggung jawab bersama, dimulai dari diri sendiri,” tegas Niken.
Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan memberikan apresiasi atas langkah DLH yang menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada siswa sejak usia sekolah.
“Kesadaran lingkungan harus dibangun sejak dini agar kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab dan menjaga keberlanjutan alam Bintan,” kata Roby. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO