Buka konten ini

BANDUNG (BP) – TOM Haye sulit move on dari kegagalan timnas meraih tiket putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan itu sempat membuat mentalnya down. “Saya harus mengatakan bahwa hari-hari terakhir memang sangat sulit bagi saya. Hasil (beberapa pertandingan) juga kurang bagus. Dan itu menyakitkan sekali,” kata pemain yang punya darah Belanda tersebut.
Tapi, Haye mampu comeback. Di tengah kondisi yang tidak ideal, dia mampu bangkit. Buktinya, gelandang 30 tahun itu dinobatkan sebagai man of the match (MOTM) saat Persib Bandung menaklukkan PSBS Biak (17/10). Lantas, apa yang membuatnya mampu bangkit?
“Salah satu cara terbaik untuk menjernihkan pikiran adalah dengan berada di lapangan untuk bermain,’’ tegasnya.
Jadi, saya akan berkata pada diri saya sendiri: saya akan menikmati permainan, melupakan semua hal, dan saya pikir itu berhasil,” beber pemain kelahiran 9 Februari 1995 tersebut.
Gelar man of the match itu mampu mengerek mental mantan pemain AZ Alkmaar tersebut. “Kemenangan ini juga penting untuk membuat posisi kami lebih baik di klasemen. Jadi, saya senang dengan hasil ini. Cara bermain kami juga bagus,” jelasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG