Buka konten ini

Di Tanjungpinang, ada pantai bernuasa klasik berpasir putih. Pantai yang memiliki sejumlah bebatuan ini adalah mahakarya dan keajaiban alam yang mampu memukau siapa saja yang datang berkunjung ke Tanjungpinang.
PANTAI dengan suasana klasik ini merupakan salah satu pantai yang indah dan menjadi destinasi yang cocok untuk piknik, kemping sekaligus menenangkan pikiran. Lokasinya di Pulau Dompak, Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang.
Dengan perpaduan pasir lembut, air laut yang cukup jernih dan suasana tenang, pantai berpasir putih menjadi tempat yang sempurna untuk melepaskan penat sekaligus menikmati keindahan alam di akhir pekan. Pasir putih yang halus menciptakan sensasi nyaman saat berjalan tanpa alas kaki. Warna pasir yang cerah juga memberikan kontras sempurna dengan birunya air laut, menjadikan panorama pantai semakin memukau.
Gradasi warna biru dan hijau air laut, menciptakan suasana tenang dan panorama yang menenangkan. Membuat siapapun betah berlama-lama menikmati pemandangan alam di pantai ini.
Selain itu, pantai sederhana ini juga bersuasana tenteram, damai dan tenang yang jauh dari kesibukan kota. Siapapun dapat bersantai sembari menikmati indahnya pemandangan alam di Pulau Dompak.
Pengunjung pantai ini juga akan ditemani oleh angin yang berhembus pelan dan suara ombak yang lembut. Suasana ini tentunya akan membuat siapapun merasa lebih rileks dan pikiran pun menjadi tenang. Pantai bernuansa klasik yang berada tidak jauh dari pusat kota dan bisa membuat siapa pun merasakan ketenangan alami ini bernama Pantai Tanjung Siambang.
Di pantai ini, pengunjung juga dapat menikmati alam dengan berjalan di tepi pantai. Berjalan menyusuri garis pantai sambil merasakan butiran pasir adalah aktivitas sederhana yang sangat menyenangkan.
Ditambah lagi dengan keindahan panorama alam yang hijau dan asri di Pantai Tanjung Siambang, menjadi momen untuk menenangkan pikiran sekaligus menjadi tempat piknik, kemping dan bersantai bersama keluarga. Selain itu, pengunjung juga dapat membawa tikar lalu cari tempat teduh di bawah pohon kelapa. Menikmati waktu santai dengan membaca buku, mendengarkan musik atau hanya duduk santai sambil menikmati suasana tenang.
Kemudian, pengunjung juga bisa berenang di tepian pantai. Sebab pantai dengan pasir putih ini memiliki air laut yang tenang, sehingga cocok untuk aktivitas berenang menikmati air laut.
Selanjutnya, pengunjung juga dapat menikmati indahnya matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) yang menjadi salah satu momen terbaik saat berada di pantai. Langit yang berwarna jingga keemasan yang berpadu dengan air laut, akan menciptakan keindahan alam yang tidak akan terlupakan.
Berkemah Sekaligus Menenangkan Pikiran
Pantai selalu menjadi destinasi favorit bagi banyak orang untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Salah satu caranya adalah dengan berkemah atau kemping.
Salah seorang penggiat alam di Tanjungpinang, Hasandy (27) mengaku beberapa kali mengunjungi Pantai Tanjung Siambang. Ia bersama rekan-rekan lainnya menginap di pantai berpasir putih tersebut.
”Beberapa kali kami bersama kawan-kawan penggiat alam kemping di sana (Pantai Tanjung Siambang),” ungkapnya.
Menurut Hasandy, di antara banyak pantai yang ada di Pulau Bintan, Pantai Tanjung Siambang dengan pasir putih dan ditumbuhi banyak pohon kelapa ini, menjadi pilihan utama untuk kemping. ”Kemping di sini, bisa melepas penat. Berjalan di atas pasir putih di Pantai Tanjung Siambang bisa menenangkan pikiran,” ujar lelaki yang berprofesi sebagai Advokat ini.
Masih kata Hasandy, Pantai Tanjung Siambang yang berada cukup jauh dari keramaian kota, namun dekat dari pusat kota, dapat menciptakan suasana yang damai. ”Ya tempat cukup ideal lah untuk kemping atau sekadar bersantai,” katanya.
Jika cuaca cerah, pemandangan indah saat matahari terbit dan terbenam pun tidak kalah menarik. Jika cuaca bersahabat, maka warna langit jingga berpadu dengan birunya langit bakal memanjakan mata.
”Kemping di pantai ini memberikan ketenangan setelah penat bekerja. Jadi suasana klasik di pantai ini, membuat kita lebih dekat dengan alam,” kata Sandy.
Rekan Hasandy yakni Ardy (30) menambahkan, untuk mendapatkan air bersih saat kemping, ia merasa tidak khawatir. Sebab tidak jauh dari pantai, terdapat rumah penduduk maupun musala yang menyediakan air bersih.
”Tapi yang penting sopan dan selalu minta izin terlebih dahulu sebelum mengambil air bersih,” jelasnya.
Ardy melanjutkan, jika beruntung saat kemping pada malam hari, pengunjung dapat menjumpai aktivitas para nelayan yang mencari ikan dengan cara mengarung saat air surut. ”Kalau malam ada aktivitas nelayan setempat pakai penerangan khusus. Mereka mencari udang dan ketam di tepi pantai,” ungkapnya.
Saat menikmati keindahan pantai ini, kata Ardy, penting untuk tetap menjaga kelestarian alamnya. Hindari membuang sampah sembarangan, kurangi penggunaan plastik sekali pakai dan hormati keindahan pantai dan ekosistem laut.
”Jangan lupa membawa kantong plastik. Membawa kembali sampah untuk menjaga kebersihan pantai agar tetap alami,” jelasnya.
Menurut Ardy, pantai berpasir putih adalah anugerah alam yang memberikan kedamaian dan kebahagiaan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Sehingga saat berada di pantai bernuasa klasik ini, menjadi momen yang tepat untuk meresapi keindahan dan bersyukur atas ciptaan Tuhan dan karunia alam yang luar biasa.
Kemping di pantai berpasir putih ini menjadi tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu dengan cara yang santai dan menyegarkan. Selain menawarkan keindahan alam, Pantai Tanjung Siambang memberikan pengalaman yang mendamaikan jiwa dan menenangkan pikiran.
”Jika ingin sekadar santai dari rutinitas sehari-hari, bisa kunjungi pantai ini dan rasakan ketenangannya,” ajak penggiat alam yang berprofesi sebagai penulis ini.
Sekedar informasi, Pantai Tanjung Siambang ini merupakan salah satu objek wisata keluarga atau destinasi wisata pantai yang ada di Pulau Dompak, Tanjungpinang. Kawasan Pulau Dompak Tanjungpinang telah ditetapkan Gubernur Kepri sebagai Destinasi Daya Tarik Wisata di Kepri yang tertuang dalam SK Gubernur Kepri Nomor 1263 tahun 2022. (***)
Reporter : YUSNADI NAZAR
Editor : RYAN AGUNG