Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei nasional terbaru terkait evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan dan kepuasan publik yang tinggi terhadap kinerja pemerintah.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, 81,5 persen responden menyatakan percaya terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran. Sementara itu, 15,6 persen responden mengaku tidak percaya, dan 2,9 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.
“Angka 81,5 persen merupakan gabungan dari responden yang menjawab sangat percaya (10 persen) dan cukup percaya (71,5 persen). Sedangkan 15,6 persen adalah gabungan dari responden yang kurang percaya (14,4 persen) dan sangat tidak percaya (1,2 persen),” kata Hanta dalam konferensi pers daring, Minggu (19/10).
Selain tingkat kepercayaan, survei juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Hasilnya, 78,3 persen responden menyatakan puas, 19,2 persen tidak puas, dan 2,5 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
“Responden yang menyatakan puas terdiri dari 9,7 persen yang mengaku sangat puas dan 68,6 persen cukup puas. Sementara yang tidak puas terdiri dari 17,5 persen kurang puas dan 1,7 persen tidak puas sama sekali,” ujarnya.
Poltracking juga menggali alasan kepuasan dari kelompok responden yang menyatakan puas. Hasilnya, 22,9 persen menilai Prabowo memiliki kepemimpinan yang tegas, berani, dan bertanggung jawab. Alasan terbesar kedua adalah program bantuan sosial yang dinilai bermanfaat (13,4 persen), disusul 11,4 persen responden yang menilai Prabowo dekat dengan rakyat kecil.
“Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang dinilai lebih baik menjadi alasan keempat dengan 9,2 persen, disusul program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan 8,2 persen,” jelas Hanta.
Survei Poltracking dilakukan pada 3–10 Oktober 2025 terhadap 1.220 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) di 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih. Margin of error survei ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : Muhammad Nur