Buka konten ini

DOHA (BP) – Pakistan dan Afghanistan telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata dalam perundingan yang dimediasi oleh Qatar dan Turki di Doha. Hal itu diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar melalui akun media sosial X, Minggu (19/10).
Berdasar laporan Al Jazeera, delegasi Pakistan dalam perundingan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Khawaja Asif yang didampingi oleh Kepala Badan Intelijen Letnan Jenderal Asim Malik. Sementara wakil Afghanistan terdiri dari Menteri Pertahanan Mullah Muhammad Yaqoob dan Kepala Intelijen Mullah Abdul Haq Wasiq.
Konflik Perbatasan
Perundingan berlangsung hanya beberapa jam setelah pertempuran udara, artileri, dan darat di perbatasan atau sepanjang 2.640 kilometer Garis Durand yang disengketakan kedua negara.
”Perundingan bertujuan mengakhiri terorisme lintas batas terhadap Pakistan yang berasal dari Afghanistan dan memulihkan perdamaian dan stabilitas di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan,” kata Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif seperti dilansir dari Geo News.
Pakistan meminta pemerintah de facto Taliban Afghanistan untuk menghormati komitmen global mereka dan mengambil tindakan tegas terhadap teroris Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP) yang beroperasi dari wilayah Afghanistan.
”Pakistan menginginkan perdamaian, bukan konflik,” imbuh Kementerian Luar Negeri Pakistan dikutip dari Pakistan Observer.
Hubungan Memburuk
Secara diplomatik, Pakistan adalah satu dari hanya tiga negara (bersama Arab Saudi dan Uni Emirat Arab) yang mengakui Afghanistan milik Taliban pada 1997. Ketiga negara sekaligus melobi pendanaan internasional dan menyediakan layanan utusan meski ada sanksi PBB.
Namun, kekerasan yang dilakukan oleh kelompok teroris, terutama Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), di Pakistan secara signifikan memperburuk hubungannya dengan Taliban Afghanistan.
Taliban kembali berkuasa di Kabul setelah penarikan pasukan pimpinan AS pada 2021.
Bantah Lindungi Militan
Di sisi lain, juru bicara Taliban Afghanistan Zabihullah Mujahid sebelumnya membantah telah memberi perlindungan kepada militan (TPP) untuk menyerang Pakistan dan menuduh militer Pakistan menyebarkan informasi yang salah tentang Afghanistan.
TTP adalah aliansi beberapa kelompok teror yang dibentuk pada 2007 dengan target menyerang Pakistan. Sebuah laporan PBB tahun lalu memperkirakan terdapat 6.000–6.500 teroris TTP di Afghanistan telah menggunakan senjata-senjata NATO yang terbengkalai. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO