Buka konten ini
BATAM (BP) – Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai (BC) Batam, Evi Octavia, memastikan kegiatan reekspor kontainer berisi limbah B3 dilakukan secepatnya. Saat ini, BC Batam tengah mengurus dokumen dan menunggu pemesanan kapal dari pemilik limbah.
Pemilik limbah tersebut yakni PT Logam Internasional Jaya, PT Esun Internasional Utama Indonesia, dan PT Batam Battery Recycle Industry. “Masih persiapan dokumen dan pemesanan kapal. Untuk reekspor kita gesa sesuai rekomendasi dari KLHK,” ujarnya.
Evi mengaku selama ini tidak menindak impor limbah tersebut karena telah sesuai rekomendasi. Namun, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperoleh informasi adanya limbah B3 yang dipasok dari Amerika Serikat.
“Informasinya dari KLHK berdasarkan laporan dari negara asal, Amerika Serikat, sehingga dilakukan pemeriksaan bersama. Proses hukumnya kini di KLHK,” katanya.
Diketahui, kontainer berisi limbah elektronik yang diimpor dari Amerika Serikat ini berjumlah 199 unit. Seluruh kontainer telah disegel oleh Bea Cukai Batam.
Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan dari ratusan kontainer tersebut, sebagian telah diperiksa oleh KLHK. “Sebagian sudah diperiksa dan sebagian lagi masih bertahap menunggu petugas KLHK,” ujarnya.
Zaky menegaskan, limbah yang telah diperiksa dan masuk kategori limbah A108d, yakni limbah yang terkontaminasi B3, akan segera direekspor. “Kami dorong percepatan reekspor,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Bea Cukai Batam kembali menindak ratusan kontainer yang diimpor dari Amerika Serikat melalui Pelabuhan Batuampar. Total terdapat 199 kontainer berisi limbah elektronik yang kini seluruhnya telah disegel petugas.
Zaky menyebut, penindakan dilakukan secara bertahap. Penyegelan dilakukan setelah proses pemeriksaan tahap keempat selesai.
“Sekarang seluruh kontainer sudah disegel karena proses tier keempat harus diturunkan, dan saat ini semuanya dalam kondisi tersegel,” katanya, Kamis (16/10).
Sementara itu, Evi menambahkan, saat ini terdapat 36 kontainer yang direkomendasikan KLHK untuk segera direekspor.
“Sebanyak 36 kontainer sudah direkomendasikan KLHK. Saat ini masih dalam tahap persiapan dan pemesanan kapal,” ujarnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : Ryan Agung