Buka konten ini

BATUAMPAR (BP) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam menggelar Forum Konsultasi Publik bertema “Membangun Ekosistem Layanan Publik Melalui Penguatan Partisipasi Masyarakat”, Kamis (16/10), di Mercury Meeting Room, Hotel Planet Holiday, Batam.
Kegiatan ini menjadi agenda tahunan DPM-PTSP yang bertujuan menampung aspirasi, kritik, dan saran masyarakat terhadap pelayanan publik di Batam. Kepala DPM-PTSP Batam, Reza Khadafy, mengatakan forum tersebut menjadi ruang terbuka untuk mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan.
“Agenda ini adalah bentuk konsultasi publik tahunan. Kami ingin menampung aspirasi, kritik, dan saran terkait pelayanan publik di Batam. Intinya, belanja masalah mencari apa yang perlu diperbaiki dan solusi apa yang harus dilakukan,” ujar Reza.
Menurutnya, forum ini tidak hanya membahas keluhan teknis, tetapi juga menekankan pentingnya komunikasi efektif antara masyarakat dan pemerintah.
“Sebenarnya lebih kepada bagaimana cara mereka menyampaikan kritik dan saran, serta media apa yang bisa digunakan untuk menyampaikan masukan secara konstruktif,” tambahnya.
Beragam pemangku kepentingan hadir dalam forum tersebut, mulai dari Ombudsman RI Perwakilan Kepri, akademisi Universitas Internasional Batam (UIB), perwakilan Kadin Batam, hingga unsur kepolisian dan kejaksaan. Kegiatan juga diikuti oleh mahasiswa serta perwakilan internal DPM-PTSP.
“Masalah-masalah itu wajar saja. Justru dari belanja masalah ini kami ingin melakukan pembenahan. Ada banyak masukan dari para ahli dan praktisi di berbagai sektor,” kata Reza.
Sebanyak 150 peserta turut berpartisipasi dalam forum yang diharapkan dapat menjadi ruang sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem layanan publik yang transparan dan akuntabel.
Melalui kegiatan tersebut, DPM-PTSP Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap birokrasi. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK