Buka konten ini

SAO PAULO (BP) – Diogo Moreira telah resmi menjadi pembalap LCR Honda untuk musim 2026. Kepastian bergabungnya Moreira tidak hanya melengkapi susunan 22 pembalap untuk musim 2026, tetapi sekaligus mengakhiri penantian selama 18 tahun pembalap asal Brasil di MotoGP.
Moreira akan menjadi rekan satu tim Johann Zarco. Dia menggantikan pembalap Thailand Somkiat Chantra yang beralih ke World Superbike bersama Honda. Pembalap 21 tahun itu mendapat kontrak setidaknya dua tahun.
Dimentori Alex Barros
Alex Barros, yang menjalani sebagian besar kariernya bersama Honda, tercatat sebagai pembalap Brasil terakhir di MotoGP pada 2007 silam. Kebetulan, Barros merupakan mentor dari Moreira.
Seperti dilaporkan Motorsport Brasil, Barros merupakan sosok yang mengajak Moreira untuk beralih dari balapan off-road ke lintasan aspal ketika usia 10 tahun.
Hasilnya cukup apik. Saat menjalani debut di Kejuaraan 250cc Brasil, Moreira berhasil finis di posisi empat bersama tim Barros, serta podium di SuperBike Brasil 2016. Moreira kemudian pindah ke Eropa bersama keluarga dan mengikuti sejumlah kejuaraan junior seperti FIM European Talent Cup, Moto3 Junior, dan Red Bull Rookies Cup dari 2018 hingga 2021.
Musim ini, Moreira tengah bersaing untuk memperebutkan gelar juara Moto2. Sampai Grand Prix Indonesia, pembalap tim Italtrans Racing Team itu masih berada di posisi kedua. Menyisakan empat seri, dia hanya terpaut sembilan poin dari Manuel Gonzalez.
Bisa Beralih dari #10
Sejak debut Moto3 pada 2022 Moreira setia menggunakan motor #10. Itu terinspirasi dari sejumlah ikon sepak bola Brasil seperti Pele, Zico atau Ronaldinho. Namun, di MotoGP nomor tersebut sudah digunakan oleh pembalap tim pabrikan Honda, Luca Marini.
Lalu nomor berapa yang akan digunakan Moreira? Opsi terkuat adalah #92. Itu adalah nomor yang pernah dia gunakan saat awal berkarier di Eropa. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO