Buka konten ini

Euforia kemeriahan Road Race Bupati Bintan Cup 2025 di Kompleks Perkantoran Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Minggu (12/10), berujung pada pemandangan memprihatinkan. Sehari setelah acara usai, area perlombaan berubah menjadi lautan sampah.
Pantauan Batam Pos Senin (13/10) sekitar pukul 11.30 WIB, berbagai jenis sampah tampak berserakan di lokasi. Plastik bekas makanan, botol air mineral, hingga gelas minuman menumpuk di sejumlah titik. Sebagian bahkan hanyut ke dalam drainase di sekitar area perlombaan.
Sejak pagi, petugas kebersihan terlihat sibuk membersihkan sisa-sisa sampah yang ditinggalkan penonton. Kantong plastik besar berisi sampah ditumpuk di beberapa lokasi untuk diangkut menggunakan lori.
“Sejak pagi kami bersihkan. Sudah dua lori yang mengangkut sampah dari lokasi,” ujar salah satu petugas kebersihan yang enggan disebutkan namanya.
Ia menyebutkan, jumlah sampah yang dihasilkan warga cukup banyak sehingga pembersihan harus dilakukan bertahap. “Memang luar biasa sampahnya. Kami sempat istirahat sekitar pukul 11.30 sampai jam satu siang, lalu lanjut lagi setelah itu,” tuturnya.
Padahal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bintan sebelumnya telah menyiapkan fasilitas kebersihan, termasuk bak amrol, di area acara. Namun, kesadaran sebagian pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya masih rendah.
Kepala DLH Bintan, Niken Wulandari, membenarkan bahwa volume sampah yang ditinggalkan cukup banyak setelah ajang balap tersebut.
“Dari kemarin sore hingga pagi tadi, Satgas kami terus membersihkan area. Tadi siang sempat istirahat sebentar, lalu dilanjutkan lagi,” ujarnya, Senin (13/10).
Menurut Niken, hingga Senin siang sudah dua truk sampah yang berhasil diangkut dari lokasi. “Mudah-mudahan besok sudah selesai, agar lingkungan di Kompleks Perkantoran Bupati Bintan kembali bersih,” harapnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO