Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Langkah mengejutkan datang dari dunia K-Pop. Kep1er, salah satu girl group terpopuler generasi keempat, kini mencatat sejarah baru dengan menjadi grup K-Pop pertama yang resmi bergabung dalam gerakan global ”No Music for Genocide.”
Keputusan itu pun memicu gelombang dukungan dan pujian besar dari penggemar di seluruh dunia yang menilai keberanian Kep1er sebagai langkah penting dalam memperjuangkan kemanusiaan di tengah konflik berkepanjangan di Gaza.
Gerakan ”No Music for Genocide” sendiri pertama kali diluncurkan pada September 2025 sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Gerakan ini menyerukan para musisi di seluruh dunia untuk menolak keterlibatan pasif terhadap genosida yang dilakukan Israel di Gaza, dengan cara memblokir akses terhadap musik mereka di wilayah Israel melalui sistem geo-blocking di platform streaming.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengirim pesan kuat bahwa musik tidak boleh digunakan untuk menutupi atau mengabaikan kekejaman terhadap kemanusiaan.
Sejak Oktober 2023, setidaknya terdapat lebih dari 67 ribu warga Palestina telah tewas akibat agresi militer di Gaza, termasuk lebih dari 18 ribu anak-anak.
Sementara itu, jutaan warga lainnya menghadapi krisis kemanusiaan yang akut, kehilangan tempat tinggal, makanan, air bersih, dan akses medis.
Dalam konteks inilah ”No Music for Genocide” menjadi salah satu bentuk nyata dukungan dunia seni terhadap korban di Palestina.
Melansir laman Koreaboo, nama Kep1er resmi muncul di daftar partisipan gerakan global itu pada 11 Oktober.
Para penggemar segera menemukan nama grup itu di situs resmi No Music for Genocide, yang mencantumkan semua artis yang telah diverifikasi keikutsertaannya secara manual oleh pihak penyelenggara untuk memastikan keaslian dan komitmen mereka.
Kabar ini pun langsung menyebar luas di media sosial dan disambut dengan antusias luar biasa.
Banyak penggemar mengungkapkan rasa bangga mereka karena Kep1er berani mengambil posisi yang jelas terhadap isu kemanusiaan, sesuatu yang jarang dilakukan oleh grup K-Pop karena industri ini dikenal sangat berhati-hati dalam menyikapi isu politik atau sosial global.
Salah satu penggemar menulis di X, ”Sulit dipercaya! Kebanyakan grup K-Pop memilih diam, tapi Kep1er justru menunjukkan keberanian luar biasa. Menentang genosida bukanlah sikap politis, ini tentang kemanusiaan. Aku sangat bangga dengan mereka. Free Palestine!”
Komentar lain berbunyi, ”Awalnya aku pikir ini berita palsu, tapi setelah aku cek sendiri, ternyata benar. Kep1er memang luar biasa, aku benar-benar stan grup yang tepat!”
Tak hanya penggemar individual, berbagai komunitas K-Pop internasional juga menyoroti langkah ini sebagai momen penting yang dapat membuka jalan bagi artis-artis Korea lainnya untuk melakukan hal serupa.
Meskipun beberapa idol seperti Chanelle dari FIFTY FIFTY dan Kevin dari THE BOYZ sempat menunjukkan dukungan pribadi terhadap Palestina, Kep1er menjadi grup K-Pop pertama yang secara resmi bergabung dalam gerakan boikot global ini. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY