Buka konten ini

BINTAN (BP) – Ruang Produksi Bersama Sentral Industri Fashion di belakang Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, segera beroperasi. Bangunan yang disebut sebagai “dapur produksi” bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) ini ditargetkan rampung pada akhir Oktober.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Bintan, Asy Syukri, mengatakan proyek ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bintan. Sebab, banyak provinsi lain yang menginginkan program serupa, namun Bintan berhasil mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
“Bangunan ini dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 senilai Rp4,64 miliar. Pembangunan dimulai pada Mei dan diproyeksikan selesai akhir Oktober ini,” ujarnya.
Asy Syukri menjelaskan, ruang produksi ini dirancang lengkap untuk menunjang kegiatan industri fesyen lokal. Di lantai bawah terdapat ruang jahit dan gudang bahan baku, sementara lantai atas dilengkapi ruang pertemuan, kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta ruang perlengkapan lainnya.
Fasilitas ini juga akan dilengkapi dengan mesin jahit modern dan peralatan pendukung lainnya yang memungkinkan pembuatan berbagai jenis dan model busana.
“Sebanyak 80 IKM akan menggunakan fasilitas ini bekerja sama dengan Pemkab Bintan. Selain itu, ada 150 orang yang sudah mengikuti pelatihan dan siap bergabung di dapur produksi bersama ini,” tambahnya.
Sementara itu, kontraktor pelaksana dari PT Bengkel Kreatif Utama, Lemi, memastikan progres pembangunan terus berjalan sesuai jadwal. “Pekerjaan pemasangan lantai keramik sedang berlangsung, dan tahap finishing sudah hampir selesai,” katanya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO