Buka konten ini
TOKYO (BP) – Teknologi yang biasanya diasosiasikan dengan bidang pertahanan kini hadir di peternakan ayam Jepang. Perusahaan telekomunikasi raksasa Jepang, Nippon Telegraph and Telephone Corporation (NTT), meluncurkan sistem drone laser otomatis untuk melindungi peternakan unggas dari ancaman flu burung.
Dilansir dari Tom’s Hardware, NTT melalui anak perusahaannya, NTT e-Drone Technology Co., Ltd., bekerja sama dengan NTT East Japan serta pemerintah Prefektur Chiba dalam mengembangkan sistem laser drone tersebut. Teknologi ini dirancang untuk menghalau burung liar seperti gagak dan merpati yang sering menjadi pembawa virus penyebab flu burung ke area peternakan.
Menurut NTT, drone akan dilengkapi sinar laser berwarna merah dan hijau yang diproyeksikan dalam bentuk multisinar dan dioperasikan secara berkala dengan pola menyala-padam. Rancangan itu membuat burung liar sulit beradaptasi atau menembus celah sinar sehingga drone dapat mengusir burung tanpa menimbulkan cedera.
”Sistem ini bekerja sepenuhnya otomatis melalui navigasi mandiri dan menjangkau area yang sulit diakses manusia,” kata mereka. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO