Buka konten ini

SINGAPURA (BP) – Dominasi McLaren dalam Formula 1 (F1) tahun ini memudar dalam tiga balapan terakhir. McLaren gagal juara dalam GP Italia (7/9), GP Azerbaijan (21/9), dan GP Singapura pada Minggu (5/10). Bahkan, insiden senggolan terjadi antara dua pembalap McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris dalam tikungan 3 lap pertama. Aturan internal ”Papaya Rules” yang melarang kontak antar pembalap tidak dijalankan dengan semestinya.
Balapan di Sirkuit Marina Bay itu dimenangi pembalap Mercedes George Russell. Dia nyaris tak tersentuh sepanjang balapan dan meraih kemenangan keduanya musim ini setelah di Montreal, Kanada, pada Juni lalu.
Tidak Bersalah
Norris yang melakukan start impresif dari posisi kelima, sempat bersentuhan dengan Piastri yang start posisi ketiga di tikungan 3. Sentuhan itu terjadi setelah Norris menyenggol bagian belakang mobil Verstappen. Piastri nyaris saja menabrak dinding karena insiden tersebut.
Setelah melakukan peninjauan, McLaren menilai Norris tidak bersalah. Itu sesuai dengan keputusan steward. Namun, lewat radio, Piastri menilai sikap McLaren itu tidak adil. Norris masih melenggang dan tidak ada perubahan posisi diantara kedua pembalap.
Berusaha Menerima
Meski menunjukkan kemarahan di radio, entah dari hati yang paling dalam atau terpaksa menerima, Piastri menilai McLaren telah memperlakukan kedua pembalapnya dengan adil di akhir balapan.
”Aku rasa pada akhirnya…iya,” kata Piastri dikutip dari RacingNews365 terkait apakah McLaren telah bertindak adil.
Pembalap Australia itu menilai, ada momen-momen tertentu yang seharusnya bisa ditangani dengan lebih baik.
”Aku sangat yakin bahwa niat tim selalu positif. Aku tidak khawatir soal itu. Namun, jelas ada sejumlah situasi menantang tahun ini dan insiden ini adalah salah satunya,” beber Piastri yang akhirnya finis keempat atau satu posisi di belakang Norris di Singapura.
Bukan Tindakan Agresif
Di sisi lain, Norris menilai jika dia memang bertindak agresif dalam situasi tersebut. ”Jika aku tidak melakukannya, maka aku tidak akan pernah menyalip karena (Singapura) sulit untuk overtake,” kata Norris dikutip dari The Race.
”Aku (juga) menyenggol Max (Verstappen, pembalap Red Bull Racing, Red). Jadi, aku tidak melakukan tindakan agresif pada rekan setimku,” imbuh pembalap Inggris tersebut.
Kunci Gelar Konstruktor
Sementara itu, Kepala Tim McLaren Andrea Stella mengatakan bahwa kondisi tim memang sempat ”memanas” karena Piastri kesal karena disenggol Norris. Namun, Stella menyebut bahwa semuanya sudah normal setelah balapan. (*)
Reporter : Bobby Arifin
Editor : PUTUT ARIYO