



Batam kembali mencatat dinamika berlapis: dari kriminalitas, tata kota, hingga geliat budaya.
Awal pekan, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Batam mengamankan dua kurir asal Malaysia yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu seberat 1.012 gram di Pelabuhan Rakyat Sagulung. Penangkapan ini menegaskan posisi Batam yang rawan sebagai jalur masuk narkoba lintas negara.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat ternyata tidak sepenuhnya berjalan mulus di Kota Batam. Beberapa sekolah swasta, terutama yang bertaraf internasional, memilih menolak program tersebut.
Ketua Koordinator Sub Penyelenggara Program Gizi (SPPG) Kota Batam, Defri Frenaldi, mengungkapkan penolakan itu dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan orang tua murid. Mereka menilai kebutuhan gizi anak di sekolah tersebut sudah terpenuhi dengan standar yang sama.
Perhatian publik juga tersedot ke proyek revitalisasi dermaga Batuampar setelah pejabat BP Batam ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin, menyebut proyek yang dibiayai dari anggaran Badan Layanan Umum (BLU) BP Batam tahun 2021–2023 itu diduga dimanipulasi sejak awal. Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan laporan fiktif, mark-up volume pekerjaan, hingga praktik pemberian fee yang tidak sah.
Di jalan raya, warga dibuat cemas oleh rekaman sebuah truk bermuatan berat yang oleng melintas di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Batam Center. Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan lalu lintas yang bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Namun, pekan ini tidak melulu soal masalah. Batam juga menampilkan wajah positif melalui Batam Batik Fashion Week 2025 di Dataran Engku Putri. Gelaran ini menjadi ruang perajin lokal memperkenalkan karya, sekaligus menguatkan identitas Batam sebagai kota industri yang tetap berakar pada budaya.
Potret sepekan ini merekam Batam sebagai kota yang terus bergerak: menghadapi tantangan serius, namun tetap mencari ruang untuk tumbuh dengan wajah yang lebih berwarna. (*)
Reporter : TIM BATAM POS
Editor : JAMIL QASIM