JAKARTA (BP) – TNI Rakyat bukan hanya slogan dalam peringatan HUT ke-80 TNI. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen), TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, menyampaikan, bahwa kalimat itu adalah bentuk komitmen TNI. Dia menyatakan bahwa TNI harus dekat dengan rakyat dan bila ada tentara melanggar aturan akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
”Jadi, kalau ada TNI atau prajurit TNI yang melanggar ketentuan, tidak sesuai dengan Sumpah Prajurit, Sapta
Marga, bahkan Delapan Wajib TNI, itu berarti bukan prajurit TNI yang seutuhnya,” terang dia saat ditanyai oleh awak media.
Menurut Freddy, salah satu contoh prajurit yang menjalankan Delapan Wajib TNI adalah tidak semena-mena terhadap rakyat, bersikap sopan dan santun terhadap rakyat, serta tidak menyakiti hati rakyat. Dia tegas menyatakan hal itu adalah wajib bagi TNI. Baik yang berpangkat tamtama, bintara, maupun perwira. Termasuk para perwira tinggi.
”Perwira tinggi pun harus memegang itu. Dan itu pun yang ingin kami sampaikan dalam tema HUT ke-80 TNI. Bahwa TNI selalu bersama rakyat baik suka maupun duka. TNI juga berasal dari rakyat. Jadi, kalau ada TNI atau prajurit TNI yang melanggar ketentuan, tidak sesuai dengan Sumpah Prajurit, Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI, itu berarti bukan prajurit TNI yang seutuhnya,” kata dia.
Karena itu, Freddy menyatakan bahwa slogan yang hari ini dibawa oleh TNI dalam peringatan HUT ke-80 bukan sekedar slogan. Melainkan komitmen nyata dari TNI untuk terus bersama rakyat. Secara tegas, perwira tinggi bintang dua TNI AL itu pun meminta semua pihak yang melihat dan menemukan pelanggaran oleh prajurit TNI segera melapor.
”Infokan, laporkan apabila ada pelanggaran. Kami akan terbuka. Infokan kepada kami. Pasti kami akan tindak lanjuti. Jangan ragu, jangan ada penyampaian bahwa hanya artis, laporan artis yang akan ditindaklanjuti, tidak. Setiap laporan akan ditindaklanjuti. Percayalah sama saya,” tegasnya.
Tahun ini, TNI melaksanakan HUT ke-80 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus). Lebih dari 133 prajurit TNI dilibatkan dalam peringatan HUT tersebut. Kemudian lebih dari seribu alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI juga dihadirkan untuk ditunjukkan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI.
Tarif Transjakarta, MRT, dan LRT Hanya Rp80
Pemprov Jakarta mendukung penuh peringatan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus), yang berlangsung hari ini, (5/10). Khusus har ini, seluruh moda transportasi seperti Transjakarta, MRT, dan LRT menerapkan tarif Rp80. Sehingga masyarakat yang bepergian menggunakan angkutan umum bisa menikmati tarif spesial tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyampaikan hal itu kepada awak media di Jakarta. Dia mengungkapkan bahwa operasional Transjakarta yang melintasi area Monas tidak akan terganggu meski ada peringatan HUT ke-80 TNI. Hanya ada sedikit penyesuaian dalam operasional angkutan umum tersebut.
”Operasional Transjakarta yang bersinggungan dengan lokasi Kegiatan Acara HUT ke-80 TNI berlaku normal, namun Bus Transjakarta agar menyesuaikan pengaturan lalu lintas petugas di lapangan pada saat Kegiatan HUT TNI berlangsung,” kata dia.
Sesuai dengan komitmen dukungan Pemprov DKI Jakarta kepada TNI, pemberlakukan tarif khusus pada 5 Oktober 2025 bisa dinikmati oleh seluruh pengguna moda transportasi yang tersedia di ibu kota. Mulai Transjakarta, MRT, sampai LRT. Semuanya akan menerapkan satu tarif yang sama. Yakni hanya Rp80 untuk setiap perjalanan.
”Untuk mendukung pelaksanaan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI tanggal 5 Oktober 2025, operasional layanan angkutan umum Transjakarta (Koridor BRT), MRT Jakarta dan LRT Jakarta akan diberlakukan tarif 80 rupiah,” ungkap Syafrin.
Namun demikian, pihaknya juga memohon maaf apabila ada masyarakat yang merasa aktivitasnya sedikit terpengaruh oleh peringatan HUT ke-80 TNI. Khususnya para penumpang kereta jarak jauh di Stasiun Gambir. Sebab, area stasiun tersebut berada satu kawasan dengan Monas. Bahkan Stasiun Gambir menjadi salah satu kantong parkir dalam acara besok.
”Kepada para pengguna kereta api jarak jauh yang akan menuju Stasiun Gambir agar dapat menyesuaikan waktu perjalanannya,” imbuhnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : Alfian Lumban Gaol