Sabtu, 14 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

ASDP Batam Layani 22 Rute, Jangkau Empat Provinsi

NONGSA (BP) – Sebanyak 14 kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam saat ini aktif melayani 22 rute pelayaran antarwilayah di Indonesia bagian barat. Dari jumlah tersebut, 13 rute merupa­kan layanan perintis yang masih mendapat subsidi pemerintah, sementara sembilan rute lainnya adalah jalur komersial reguler.

General Manager ASDP Cabang Batam, Andri Setiawan, me­ngatakan seluruh armada tersebut beroperasi melayani lintasan antarpulau di empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

“ASDP Batam membawahi 14 kapal yang tersebar di berbagai lintasan. Total ada 22 rute yang kami layani,” ujarnya di Batam, Jumat (4/10).
Untuk rute perintis, kata Andri, ASDP tetap menjalankan peran sebagai penghubung wilayah 3T (terdepan, terpencil, tertinggal). Kapal-kapal perintis ini beroperasi rutin dengan duku­ngan subsidi pemerintah guna memastikan konektivitas dan distribusi logistik tetap berjalan.

“Ada 13 rute perintis yang masih mendapat subsidi peme­rintah. Tugas kami memastikan masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau tetap bisa terlayani transportasi lautnya,” jelasnya.
Sementara untuk rute komersial, ASDP Batam mengoperasikan sejumlah jalur populer seperti Punggur–Tanjung Uban, Punggur–Hutton, serta beberapa lintasan lainnya yang menjadi tulang punggung mobilitas antarpulau di Kepri.

Di wilayah Tanjungpinang dan Natuna, kapal ASDP juga melayani lintasan Batam–Tanjung Uban–Matak–Midai–Penagi–Surasam–Sintete (BN 01) serta Uban–Tambelan–Sintete (BN 03). Ada pula rute KMP Kundur–Dompak, dan Tanjungbalai Karimun–Dimalak–Dabo Singkep.

Untuk wilayah Riau daratan, Andri menyebut terdapat tiga kapal yang aktif beroperasi menghubungkan wilayah pesisir dengan pulau-pulau terluar.
“Kalau ada rute yang tidak berjalan sementara, biasanya karena kapal sedang menjalani perawatan tahunan atau annual maintenance,” katanya.

ASDP Batam terus berupaya menjaga jadwal dan kualitas pelayanan lintasan agar mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antardaerah tetap lancar.
“Kami pastikan seluruh kapal dalam kondisi layak berlayar dan aman bagi pengguna jasa,” pungkas Andri. (***)

Reporter : Yashinta
Editor : Jamil Qasim