Buka konten ini
AL AIN (BP) – Al Ain Masters 2025 Super 100 menjadi ajang panggung bagi pebulu tangkis muda tanah air. Termasuk bagi ganda putra yang menurunkan tiga jagoannya di ajang yang berlangsung di Al Ain Sports and Cultural Club, Uni Emirates Arab, pada 30 September-5 Oktober
Sayangnya, dua andalan ganda putra sudah harus saling berhadapan. Yaitu Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino melawan Anselmus Briagit Prasetya/Pulung Ramadhan. Sedangkan, satu lainnya, Raymond Indra/Nikolau Joaquin menghadapi duo India Viplav Kuplave/Viraj Kupvale.
Pelatih ganda putra pratama Chafidz Yusuf berharap hasil yang didapat pada ajang ini bisa lebih bagus dari sebelumnya. Dimana, wakil Merah Putih hanya dua kali mencapai semifinal Super 100.
Hasil itu dicapai oleh Raymond/Joaquin di Indonesia Masters I yang ditundukkan duo Korea Selatan Jin Yong/Na Seung Seung (21-18, 17-21, 19-21). Lalu, di Kaohsiung Masters ditundukkan duo Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (12-21, 21-17, 20-22). “Tapi ya sayangnya di sini babak pertama sudah ketemu rekan sendiri,” katanya saat dihubungi Jawa Pos.
Chafidz menuturkan, dari turnamen sebelumnya yang menjadi perhatiannya adalah bagaimana ketenangan pemain dalam poin ktitis. “Semoga semua bisa menjadikan pengalaman yang tujuannya bisa lebih tenang, untuk meningkatkan hasil dan pengalamannya yang lebih matang,” ucapnya.
Perihal target, dia menyebutkan minimal bisa untuk mencapai final terlebih dulu. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : putut arIyo