Buka konten ini

MOTEGI (BP) – Gelar juara dunia MotoGP 2025 telah menjadi milik pembalap Ducati, Marc Marquez.
Meski begitu, persaingan MotoGP musim ini belum sepenuhnya usai, terutama untuk memperebutkan posisi kedua klasemen.
Tercatat, ada enam pembalap yang masih berpeluang finis sebagai runner-up. Mereka adalah Alex Marquez, Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Franco Morbidelli, Pedro Acosta, dan Fabio Di Giannantonio.
Pecco—sapaan Bagnaia—optimistis menghadapi lima seri balapan tersisa. Meski masih berada di posisi ketiga klasemen dan tertinggal 66 poin dari Alex, dia punya modal positif setelah meraih kemenangan di Motegi, Minggu (28/9) lalu.
“Seperti yang saya katakan sepanjang tahun, saya tahu betul ketika saya mendapat kesempatan berada di depan, saya akan berada di depan. Hasil di Motegi adalah konfirmasi dari itu,” tegas Pecco seperti dikutip dari GPOne.
Bantuan Stoner di Misano
Bagnaia memang gagal finis saat balapan di Misano dua pekan lalu. Namun, tes yang dilakukan satu hari setelah balapan menjadi kunci performa apiknya di Motegi.
“Saya melihat cahaya di tes Misano. Kami menemukan solusi yang membuat saya bisa mengendarai motor dengan nyaman, bukan melawannya,” beber Bagnaia.
Kebetulan, saat itu Pecco mendapat masukan dari peraih gelar juara dunia MotoGP 2007, Casey Stoner. Hasilnya, ia mulai bisa mengatasi masalah setelan motor yang membuatnya kesulitan sepanjang musim.
“Casey dan Manuel (Poggiali) sangat membantu. Mereka melihat motor saya bergerak terlalu banyak, dan kami akhirnya menemukan arah yang tepat,” ungkapnya.
Selain Bagnaia, tim pabrikan Ducati juga semakin optimistis. Setelah mengunci gelar konstruktor keenam beruntun, kini mereka juga mengincar gelar tim. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEDJO