Buka konten ini

BATAM (BP) – Pelembap merupakan produk perawatan dasar yang berfungsi menjaga hidrasi kulit sekaligus melindungi wajah dari risiko kering, kusam, dan iritasi sehari-hari.
Penggunaan pelembap yang sesuai jenis kulit sangat penting karena pemilihan yang keliru bisa memicu jerawat, iritasi, atau membuat wajah semakin berminyak.
Dengan memilih pelembap tepat, kulit wajah akan terasa lebih lembut, sehat, dan bercahaya sehingga hasil perawatan harian lebih maksimal dan efektif sepanjang waktu.
Dilansir dari laman Hello Sehat, berikut ini sepuluh cara memilih pelembap yang tepat agar kulit wajah tetap sehat, segar, dan bercahaya setiap hari.
1. Kenali Jenis Kulit Anda
Setiap jenis kulit membutuhkan pelembap berbeda, seperti krim tebal untuk kulit kering atau gel ringan untuk kulit berminyak agar hidrasi tetap seimbang dan pori-pori tidak tersumbat.
Kulit kombinasi memerlukan pelembap yang menyesuaikan area kering dan berminyak, sedangkan kulit sensitif lebih aman memakai produk bebas pewangi dan hypoallergenic agar minim iritasi.
Memahami jenis kulit membuat pemilihan pelembap lebih tepat sasaran sehingga kulit terasa nyaman, lembap, dan terhindar dari masalah wajah akibat hidrasi yang kurang atau berlebih.
2. Perhatikan Kandungan Produk
Bahan aktif dalam pelembap menentukan efektivitasnya, seperti humektan yang menarik air ke permukaan kulit atau emolien yang membuat permukaan kulit halus dan kenyal.
Produk dengan oklusif dapat membantu mengunci kelembapan sehingga hidrasi lebih tahan lama, sementara bahan alami seperti lidah buaya atau minyak argan memberi nutrisi tambahan tanpa iritasi.
Hindari pelembap yang mengandung alkohol atau pewangi sintetis karena berisiko memicu kekeringan, kemerahan, atau jerawat pada kulit sensitif yang rentan iritasi.
Memeriksa kandungan produk dengan teliti membantu memastikan pelembap memberikan manfaat maksimal tanpa efek samping yang merugikan kesehatan kulit wajah.
3. Pilih Tekstur Pelembap yang Tepat
Kulit berminyak sebaiknya memilih pelembap berbasis gel atau lotion ringan karena cepat meresap, tidak menyumbat pori, dan memberikan sensasi segar sepanjang hari.
Sebaliknya, kulit kering memerlukan pelembap bertekstur krim atau balm yang tebal untuk mengunci kelembapan lebih lama dan mengurangi rasa kasar atau bersisik di wajah.
Untuk kulit kombinasi, gunakan pelembap emulsi ringan yang menyeimbangkan area kering dan berminyak, sehingga hidrasi merata tanpa membuat wajah tampak berminyak berlebihan.
Tekstur yang sesuai memastikan pelembap mudah diaplikasikan, meresap optimal, dan memberikan kulit lembap, halus, serta nyaman disentuh tanpa rasa lengket atau berat.
4. Gunakan Pelembap dengan Humektan
Humektan menarik air dari lapisan kulit lebih dalam ke permukaan sehingga hidrasi bertahan lebih lama dan kulit terasa lebih kenyal serta halus setiap kali disentuh.
Contoh humektan populer adalah asam hialuronat, urea, dan sorbitol yang mampu menjaga kelembapan kulit, mencegah kering, serta mendukung elastisitas wajah secara alami.
Pelembap dengan humektan cocok untuk semua jenis kulit karena memberikan hidrasi merata tanpa menimbulkan rasa berat atau lengket di permukaan wajah.
Dengan humektan, kulit akan terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak bercahaya alami, sekaligus membantu mencegah garis halus akibat dehidrasi di area wajah.
5. Pilih Pelembap dengan Oklusif
Oklusif membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit agar kelembapan tidak cepat menguap, membuat kulit tetap lembap lebih lama dan terlindungi dari iritasi.
Beberapa bahan oklusif yang umum digunakan adalah petrolatum, silikon, dimetikon, atau minyak mineral yang membantu mengunci hidrasi dan mendukung humektan bekerja maksimal.
Pelembap dengan oklusif sangat dianjurkan untuk kulit kering, kasar, atau bersisik karena menambah perlindungan sekaligus menjaga permukaan kulit tetap halus.
Perpaduan humektan dan oklusif membuat hidrasi lebih optimal, wajah terasa segar, lembut, dan tetap glowing sepanjang hari tanpa memerlukan tambahan produk lain. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK