Buka konten ini

BENGKONG (BP) – Tumpukan sampah yang menggunung di Bengkong Sadai, Kota Batam, memicu keluhan warga. Meski berada sekitar 100 meter dari jalan utama, bau menyengat dari lokasi itu tetap mengganggu aktivitas masyarakat di sekitarnya.
Pantauan Batam Pos, sampah menumpuk tidak jauh dari pusat perbelanjaan Top 100 Bengkong. Lokasi tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara sebelum diangkut ke TPA Punggur.
Dalam pantauan itu, terlihat pula mobil dinas pengangkut sampah milik Kecamatan Bengkong yang mengangkut sampah ke lokasi tersebut.
“Setiap lewat sini baunya menusuk hidung, apalagi kalau siang hari. Kami jadi tidak nyaman,” ujar Yulia, warga Bengkong Sadai, Sabtu (27/9).
Keluhan senada disampaikan Fauzan, warga lainnya. Ia khawatir jika kondisi itu terus dibiarkan, bisa berdampak buruk bagi kesehatan. “Kalau hujan, air larian dari tumpukan sampah ini masuk ke jalan. Selain jorok, bisa membawa penyakit,” katanya.
Camat Bengkong, Fairus R. Batubara, tidak menampik persoalan tersebut. Menurutnya, pihak kecamatan hanya bertanggung jawab mengangkut sampah dari sumbernya, yakni permukiman warga, ke bin container di TPS resmi arah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Sadai.
“Untuk pengangkutan sampah dari TPS ke TPA, itu menjadi tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Jadi bila ditanyakan soal TPS, sebaiknya ditujukan ke DLH Kota Batam,” jelasnya.
Warga berharap persoalan ini segera ditangani agar tidak semakin meresahkan dan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan maupun kesehatan di kawasan padat penduduk tersebut. (*)
Reporter : M. Sya’ban
Editor : Jamil Qasim