Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Rumput laut adalah tumbuhan laut yang termasuk dalam kelompok ganggang multi sel dan tumbuh di perairan laut, terutama di daerah pesisir yang kaya akan sinar matahari.
Secara alami, tanaman ini menempel pada bebatuan, karang, atau substrat lain di dasar laut. Jenis-jenis rumput laut memiliki bentuk serta warna yang beragam, mulai dari hijau, cokelat, hingga merah.
Rumput laut sudah lama dimanfaatkan oleh manusia, baik sebagai bahan pangan, obat tradisional, maupun bahan baku industri. Dikutip dari Halodoc, berikut beberapa jenis rumput laut yang cukup umum digunakan.
1. Kelp
Kelp merupakan salah satu jenis rumput laut yang tergolong dalam alga cokelat dan biasanya tumbuh di perairan dangkal pada daerah beriklim sedang. Tumbuhan laut ini memiliki berbagai varietas yang dikenal bermanfaat bagi kesehatan.
Kandungan antioksidan di dalamnya berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh sekaligus mendukung program penurunan berat badan. Tidak hanya itu, kelp juga kerap dimanfaatkan dalam perawatan kecantikan karena beragam khasiatnya.
2. Wakame
Wakame adalah salah satu jenis rumput laut yang cukup populer, terutama karena sudah dibudidayakan di Jepang dan Korea sejak ratusan tahun lalu dan kerap menjadi bagian dari berbagai hidangan tradisional. Teksturnya yang lembut dan rasa yang ringan, wakame menawarkan banyak manfaat kesehatan.
Sebelum dikonsumsi, wakame sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan garamnya. Setelah itu, rumput laut ini bisa dijadikan pengganti sayuran berdaun, seperti selada atau bayam, dalam berbagai sajian.
3. Kombu
Kombu merupakan salah satu jenis rumput laut berukuran besar dengan bentuk khas berpenampang lebar. Rumput laut ini sering dimanfaatkan dalam pembuatan kaldu atau kuah rebusan, karena mampu memberikan rasa gurih yang khas dan lezat pada masakan.
Selain menambah cita rasa, kombu juga memiliki kandungan yodium yang cukup tinggi. Dikutip dari Alodokter, yodium berperan penting dalam menjaga fungsi tiroid agar tetap optimal. Tanpa yodium yang cukup, tubuh bisa mengalami perubahan berat badan, sering lelah, atau muncul pembengkakan di leher.
4. Dulse
Dulse atau yang dikenal juga sebagai rumput laut cokelat, merupakan bahan makanan yang cukup populer di Korea dan Jepang. Dulse sering ditambahkan ke dalam berbagai olahan terutama sebagai campuran dalam sup hingga salad, untuk memberikan cita rasa sekaligus menambah nilai gizi.
Rumput laut ini dipercaya memiliki potensi untuk membantu mengatasi beberapa kondisi medis, seperti kanker dan obesitas, meski klaim tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dibuktikan secara ilmiah.
5. Spirulina
Spirulina merupakan salah satu jenis superfood yang berasal dari ganggang laut berwarna biru kehijauan, atau dikenal juga dengan sebutan blue-green algae. Bahan alami ini terkenal karena kandungan nutrisinya yang sangat kaya, termasuk mineral penting seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor dan kalium.
Selain itu, spirulina juga memiliki manfaat kesehatan, salah satunya membantu menurunkan kadar gula darah sehingga baik dikonsumsi untuk menjaga keseimbangan metabolisme tubuh. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL