Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Piala Dunia 2026 memperkenalkan tiga maskot yang jadi simbol ajang sepak bola terbesar sejagat pada 11 Juni hingga 19 Juli tahun depan. Ketiganya adalah Maple si Rusa, Zayu si Jaguar, dan Clutch si Elang Botak. Masing-masing merepresentasikan tiga negara host atau tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Maple, Zayu, dan Clutch diperkenalkan sebagai simbol persatuan, keanekaragaman, dan kecintaan bersama terhadap sepak bola. Setiap maskot punya karakter dirancang untuk mencerminkan budaya dan semangat negara asalnya sekaligus menginspirasi penggemar di seluruh dunia.
Maple, misalnya, digambarkan sebagai seniman yang menyukai gaya jalanan; penggemar musik; dan kiper yang penuh dedikasi, melambangkan ketahanan dan kreativitas. Zayu, striker lincah dari rimba, adalah simbol perayaan dan ikatan budaya. Clutch, seperti semua gelandang hebat lainnya, mempersatukan orang ke mana pun mereka pergi, membuktikan bahwa pertandingan sejati pada hakikatnya adalah tentang tujuan, semangat, dan permainan.
“Mereka (tiga maskot) yang akan memenangkan hati dan memicu perayaan Piala Dunia di seluruh Amerika Utara, di seluruh penjuru dunia,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino dilansir dari laman resmi federasi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG