Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Sei Datok, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (26/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah mobil Toyota Avanza BP 1841 WO yang melaju dari arah Tanjungpinang menuju Kijang menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan, yakni Honda Revo BP 2352 TG dan Honda Beat BP 3731 BR.
Insiden ini menyebabkan seorang balita laki-laki berusia dua tahun meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
Video pascakejadian yang beredar di media sosial memperlihatkan dua perempuan tergeletak di lokasi dengan salah satu kaki terjepit di bagian depan mobil. Korban balita bahkan terlihat diangkat warga dari kolong kendaraan.
Seorang pedagang, Febriyati, mengaku kaget mendengar suara benturan keras saat membereskan dagangannya. Ia melihat mobil Avanza menyeret sepeda motor Beat yang dikendarai korban bersama dua penumpang, termasuk seorang balita.
“Setelah mobil berhenti, korban sudah tergeletak di bagian depan mobil,” ceritanya.
Menurut informasi yang ia dengar, mobil tersebut lebih dulu menyenggol sepeda motor Honda Revo hingga pengendaranya masuk ke dalam got. Setelah itu, mobil Avanza menabrak dan menyeret sepeda motor Beat hingga para penumpangnya terhempas.
“Balita itu terjepit di sebelah kanan mobil. Wanita berbaju merah terjepit di ban, sedangkan yang berbaju kuning tergeletak di depan mobil,” kata Febriyati.
Ia mengaku sempat meminta warga sekitar untuk segera menolong para korban, namun banyak yang ragu karena takut dimintai keterangan polisi.
“Saya teriak minta tolong. Nyawa dulu yang penting, urusan polisi belakangan. Baru setelah itu warga mendekat dan membantu membawa korban ke rumah sakit,” ujarnya.
Direktur RSUD Bintan, drg Toni Masruri, menyebut para korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka adalah Maria, 35, Sovia Hutagalung, 28, anaknya Bryan, 2, serta Lekson, 56.
“Korban anak sempat ditangani, namun dinyatakan meninggal pukul 13.52 WIB akibat luka parah di kepala,” jelas Toni.
Sovia mengalami luka lecet di tangan dan kaki, sementara Maria menderita patah tulang di tangan kiri dan kaki kanan serta luka lecet.
“Korban Maria rencananya dirujuk ke rumah sakit di Tanjungpinang,” tambahnya.
Sedangkan Lekson mengalami syok dan luka lecet.
Kasat Lantas Polres Bintan, Iptu Yelvis Oktaviano, melalui Kanit Gakkum, Ipda Tedy Sinaga, membenarkan kejadian tersebut. “Anggota masih menangani kasusnya,” singkat Tedy. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO