Buka konten ini

NEW YORK (BP) – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dapat mengubah sikap Pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, mengenai perang Rusia terhadap Ukraina, setelah pertemuan mereka di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.
Zelenskyy menyampaikan kepada Fox News bahwa “Saya pikir Presiden Trump bisa mengubah sikap Xi Jinping terhadap perang ini. Kami tidak merasakan bahwa Tiongkok ingin perang ini berakhir,” kata Zelensky, dikutip dari The Guardian, kemarin (24/5).
Dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB, Zelenskyy mengusulkan bahwa Tiongkok berpotensi memberikan tekanan terhadap Rusia untuk menghentikan invasi. Walaupun Tiongkok bukan pihak langsung dalam konflik, Ukraina menuduh Beijing telah memasok barang yang dapat digunakan Rusia dalam perang dan tetap membeli energi dari Moskow.
Rebut Lagi Wilayah yang Hilang
Trump sebelumnya mengatakan ia percaya Ukraina dapat merebut kembali semua wilayah yang hilang sejak invasi Rusia pada 2022. Pernyataan dukungan yang dinilai oleh Zelenskyy sebagai pergeseran besar. Trump juga menyebut Rusia mengalami krisis ekonomi dan berperang tanpa arah.
Zelenskyy juga memperingatkan bahwa Rusia sedang menerbangkan drone jarak jauh untuk menguji pertahanan udara negara-negara NATO. “Dia (Rusia) akan mencoba mencari titik lemah di Eropa, di negara-negara NATO,” ucapnya.
Pemerintah Tiongkok membantah tuduhan Zelensky. ”Kami tidak pernah menyediakan senjata mematikan kepada pihak mana pun dalam konflik tersebut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO