Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pertamina mulai menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax ke Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, untuk mengatasi kelangkaan. Dalam sebulan, ditargetkan sekitar 30 ton Pertamax bisa masuk ke wilayah kepulauan tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, menyebutkan saat ini sudah 15 ton Pertamax dikirim ke Tambelan. Rencananya, pengiriman akan dilakukan dua kali dalam sebulan.
“Total keseluruhan Pertamax yang bakal didistribusikan ke Tambelan sekitar 30 ton. Harapannya bisa memenuhi kebutuhan BBM masyarakat,” ujar Ronny, Selasa (23/9).
Selain distribusi reguler, pemerintah daerah juga mendorong terbentuknya sub penyalur resmi BBM di Tambelan. Selama ini, keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBUN) apung di perairan Tambelan hanya melayani kebutuhan solar bagi nelayan.
“Untuk solusi jangka panjang, idealnya sudah ada sub penyalur resmi di Tambelan. Jadi kebutuhan BBM masyarakat bisa terjamin,” jelas Ronny.
Ia menambahkan, sudah ada sejumlah pihak yang berminat menjadi sub penyalur resmi. Namun, mereka harus memenuhi standar yang ditetapkan Pertamina.
“Syaratnya harus jelas, mulai dari data jumlah kendaraan, kepemilikan kendaraan bermotor yang valid, hingga dokumen resmi. Apalagi mayoritas kendaraan di Tambelan berasal dari Kalimantan,” pungkasnya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO