Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Aksi pencurian besi dan kabel pada fasilitas publik dan Penerangan Jalan Umum (PJU) belakangan marak terjadi di Batam. Akibatnya, sejumlah ruas jalan gelap gulita, sejumlah fasilitas umum rusak, serta membuat masyarakat resah.
Bahkan, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, mengaku geram dan akan menindak pelaku pencurian dan perusakan fasilitas publik tersebut, saat meninjau sejumlah fasilitas publik yang sebagian di antaranya tampak rusak di kawasan Batam Center.
”Dan kami enggak segan-segan tindak tegas kalau ada yang mencolong kabel atau lampu kami, karena kami mau Batam maju,” ungkap Li, seperti yang diunggah di media sosialnya, kemarin.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan pencurian yang masuk.
“Kita selidiki, pasti kita gas (tangkap),” tegas Debby di Mapolresta Barelang, Selasa (23/9).
Namun, ia mengaku hingga saat ini belum mengetahui secara pasti lokasi maupun nilai kerugian akibat pencurian tersebut.
“Apa saja yang dicuri dan di mana lokasinya belum tahu. Kalau ada yang dirugikan, segera laporkan. Pasti kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menambahkan pihaknya akan menurunkan anggota untuk mengecek lokasi yang diduga menjadi tempat pencurian. Polisi juga akan mencari saksi-saksi serta mengumpulkan petunjuk lain.
“Kita cek di lapangan. Apakah benar ada pencurian atau tidak,” kata Zaenal.
Ia menegaskan aksi pencurian kabel dan besi PJU tersebut jelas merugikan negara, mengganggu perekonomian, sekaligus membahayakan masyarakat.
“Yang dirugikan bukan hanya negara, tapi juga masyarakat karena lampu jalan padam dan aktivitas jadi terganggu,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK