Buka konten ini

LINGGA (BP) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lingga menggelar rapat koordinasi pembentukan tim percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TB). Langkah ini menegaskan bahwa penanganan TB bukan hanya urusan Dinkes, melainkan tanggung jawab bersama lintas sektor.
Hingga September, tercatat 128 kasus TB atau sekitar 23 persen dari total estimasi kasus di Lingga berhasil dideteksi dan ditangani. Angka ini masih jauh dari target nasional yang ditetapkan pemerintah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lingga, Wirawan Trisna Putra, mengatakan, TB saat ini telah menjadi prioritas nasional. Presiden Prabowo Subianto juga menekankan bahwa penanggulangan TB harus dilakukan serius di seluruh daerah.
“Setiap daerah diminta membentuk tim percepatan penurunan TB. Tim ini nantinya berperan dalam pencegahan, penemuan kasus, hingga edukasi masyarakat,” ujar Wirawan, Senin (22/9).
Menurutnya, target nasional tahun ini adalah penemuan minimal 30 persen kasus TB. Kabupaten Lingga juga harus mencapai target tersebut sebagai wujud komitmen mendukung program pemerintah pusat.
Rapat koordinasi diikuti lintas sektor, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi masyarakat, hingga perwakilan fasilitas kesehatan. Masing-masing sektor diberi peran sesuai kapasitasnya dalam mendukung percepatan.
“Tim ini bukan hanya formalitas, tetapi dilibatkan dalam aksi nyata. Edukasi masyarakat menjadi bagian penting agar kesadaran meningkat,” tegas Wirawan.
TB masih menjadi salah satu penyakit menular dengan beban tinggi di Indonesia. Penyakit yang menular lewat udara ini bisa menyerang siapa saja, terutama mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
Dengan adanya tim percepatan, Pemkab Lingga berharap penemuan kasus bisa lebih optimal. Pasien yang cepat terdeteksi akan segera mendapat pengobatan sehingga rantai penularan dapat diputus.
“Kalau penemuan kasus meningkat, pengobatan bisa lebih cepat diberikan. Harapannya angka penularan di masyarakat bisa ditekan,” kata Wirawan.
Langkah ini menjadi awal penyatuan komitmen lintas sektor di Lingga. Dengan kebersamaan, target eliminasi TB di daerah lebih realistis untuk dicapai. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO