Sabtu, 14 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Rudal Balistik Pertama Indonesia Ditempatkan di Kaltim

JAKARTA (BP) – Di antara pembelian kapal perang dan pesawat tempur untuk TNI AL dan TNI AU, Pemerintah Indonesia mela­lui Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru untuk TNI AD. Alutsista tersebut sangat istimewa. Menjadikan TNI AD sebagai militer di Asia Tenggara pertama yang memiliki rudal balistik jarak pendek.

Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, me­ngungkapkan keberadaan rudal balistik pertama milik TNI tersebut. Dia menyampaikan bahwa alutsista terbaru milik TNI AD itu kini sudah berada di Kalimantan, persisnya di Kalimantan Timur (Kaltim). Menurut dia, saat ini sudah ada satu baterai rudal balistik KHAN ITBM-600 di Kaltim.

”Kalau yang sedang berproses, sebenarnya ada, sudah dikirim ke Kalimantan Timur KHAN ITBM-600, itu ada di Kalimantan Timur. Baru tiba juga satu baterai,” katanya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyampaikan bahwa rudal balistik KHAN untuk Angkatan Darat memang belum diserahterimakan secara resmi. Namun, rudal tersebut kini sudah berada di batal­yon artileri medan (armed) yang bermarkas di Tenggarong, Kalimantan Timur (Kaltim). Nantinya, rudal kedua juga akan ditempatkan di Kaltim.

”Memang sudah ada pengi­riman (rudal KHAN dari Turkiye), saya yakin teman-teman juga sudah tahu. Sudah ada pengiriman dan sudah ada deploy di Batalyon Artileri Medan 18 yang ada di Kalimantan Timur,” terang Wahyu di Jakarta pada Sabtu (20/9).

Menurut jenderal bintang satu TNI AD tersebut, Rudal KHAN yang kini berada di Batalyon Armed (Yonarmed) 18/Buritkang adalah batch pertama dari 2 batch pengiriman rudal pesanan Indonesia. Nantinya, rudal tersebut akan diserahterimakan secara resmi dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada TNI AD sebagai pengguna.

”Rudal KHAN itu pengirimannya baru batch pertama. Jadi, belum diserahterimakan kepada TNI AD. Nanti rencana pada tahun 2026, awal tahun 2026, saat pengiriman batch yang kedua, itu nanti akan ada penyerahan kepada TNI AD,” jelasnya.

Setelah diserahterimakan, lanjut Wahyu, rudal tersebut total dioperasionalkan oleh TNI AD. Jika saat ini rudal KHAN belum muncul dalam berbagai gelar operasi dan latihan Angkatan Darat, setelah diserahterimakan nanti, dia memastikan bahwa rudal tersebut akan digunakan oleh TNI AD dan dilibatkan dalam berbagai gelar kekuatan.

”Nanti tentu kalau sudah diserahterimakan, itu bisa totally operational deploy ke TNI AD tentunya. Termasuk untuk mendukung kegiatan gelar pasukan, untuk pengamanan, itu pasti didukung,” jelasnya. (*)

Reporter : JP GROUP
Editor : Alfian Lumban Gaol