NONGSA (BP) – Kecamatan Nongsa menorehkan sejarah baru di ajang Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Batam 2025. Jika pada edisi sebelumnya Nongsa harus puas di posisi kesembilan, tahun ini mereka berhasil melesat ke peringkat keempat.
Pencapaian itu dirayakan dalam acara silaturahmi dan malam apresiasi atlet di Graha Citra Mas, Nongsa, Sabtu (20/9). Ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pembina olahraga hadir dalam suasana penuh kegembiraan.
Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Nongsa, Ramil Saleh Siregar, mengaku bangga atas prestasi para atlet.
“Dari 16 cabang olahraga, kami berhasil mengumpulkan 93 medali, terdiri dari 27 emas, 38 perak, dan 28 perunggu. Ini bukti kerja keras para atlet,” ujarnya.
Ramil menambahkan, kesuksesan tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai pemerintah kecamatan, masyarakat, hingga pihak swasta. “Tanpa dukungan itu, Nongsa tidak mungkin naik peringkat. Target kami ke depan bisa masuk tiga besar,” tegasnya.
Camat Nongsa, Arpandi, menilai capaian ini menjadi motivasi bagi para atlet.
“Kami ingin prestasi ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih tinggi. Dari tingkat kota, naik ke provinsi, nasional, bahkan internasional,” katanya.
Menurut Arpandi, capaian Nongsa menunjukkan pentingnya pembinaan olahraga berkelanjutan. Dukungan masyarakat, pemerintah kota, pembina, dan pihak swasta sangat dibutuhkan.
“Kami di kecamatan tidak bisa bekerja sendiri. Alhamdulillah, Citra Mas juga memberi dukungan luar biasa untuk kegiatan ini,” ucapnya.
Ia bangga karena para atlet berhasil mengangkat nama Nongsa di kancah olahraga Batam.
“Pada 2019, Nongsa di posisi sembilan. Sekarang kami di posisi empat, artinya ada peningkatan signifikan. Dengan pembinaan yang terus diperkuat, Nongsa bisa masuk tiga besar atau bahkan juara umum,” tambah Arpandi optimis.
Sementara itu, Danramil 03/Nongsa, Kapten Inf Hendri Mulyadi, menyatakan komitmennya mendukung pembinaan olahraga. “Kami siap mendampingi dan mendukung setiap kegiatan agar atlet Nongsa bisa berprestasi lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Silaturahmi atlet Nongsa sekaligus menjadi ajang refleksi. Bagi para pembina, capaian tahun ini menjadi bukti bahwa pembinaan berjenjang sejak usia dini membuahkan hasil. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : Jamil Qasim