Buka konten ini

PYONGYANG (BP) – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memiliki prioritas utama dalam memodernisasi teknologi militer negaranya. Kim menginginkan perluasan dan penguatan kapasitas produksi pesawat nirawak sebagai pengintai maupun senjata multiguna.
Hal itu diungkapkan Kim saat mengunjungi Kompleks Teknologi Aeronautika Tak Berawak di Pyongyang pada Kamis (18/9) waktu setempat seperti dilaporkan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Jumat (19/9). Kunjungan ke kompleks aeronautika itu hanya selang sepekan setelah Kim mengawasi uji coba mesin roket berbahan bakar padat baru yang dirancang untuk rudal balistik antarbenua.
”Kekuatan militer Korut saat ini mencakup rudal balistik dan jelajah berhulu ledak nuklir, peningkatan stok senjata nuklir, dan program satelit mata-mata yang baru lahir,” kata Badan Intelijen Pertahanan Amerika Serikat (DIA).
Sementara personel tugas aktif Korut berjumlah sekitar satu juta tentara ditambah kurang lebih tujuh juta tentara cadangan dari populasi penduduk yang mencapai 25,6 juta jiwa. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO