Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Warga Kota Tanjungpinang dihebohkan dengan pesan berantai di WhatsApp yang menyebut adanya penculikan anak sekolah. Pesan tersebut bahkan mencantumkan ciri-ciri terduga pelaku, yakni berbadan kurus, tinggi, dan mengendarai motor Vixion putih.
Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Sugiono, menegaskan kabar penculikan anak itu tidak benar alias hoaks. Ia memastikan polisi sudah turun langsung mengecek ke lapangan dan menemui keluarga anak yang disebut-sebut dalam pesan tersebut.
“Itu hoaks. Tidak ada indikasi penculikan. Kami sudah bertemu dengan keluarga yang bersangkutan,” kata Sugiono, Jumat (19/8).
Menurutnya, begitu menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kasus penculikan di wilayah Tanjungpinang. Sugiono juga membantah isu yang menyebut anak korban ditemukan dalam kondisi ketakutan dan gemetar di kawasan Jalan Rawasari.
“Itu tidak benar,” tegasnya.
Sugiono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu yang belum tentu kebenarannya. “Mari bersama-sama menjaga keamanan wilayah kita. Jika menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera hubungi kepolisian,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO