Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Orangtua siswa baru jenjang SMA/SMK di Kota Tanjungpinang berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menambah bantuan seragam gratis lebih dari satu stel.
Harapan itu muncul lantaran tahun ini seragam gratis yang diberikan Pemprov hanya satu stel. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Andi Agung, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi alasan utama.
“Niat kami sebenarnya ingin memberikan dua setel. Tapi karena anggaran terbatas, hanya bisa satu setel,” ujar Andi, Kamis (18/9).
Menurutnya, seragam gratis tersebut diperuntukkan bagi sekitar 39 ribu siswa baru SMA/SMK se-Kepri. Pemprov telah mengalokasikan dana Rp9 miliar untuk melanjutkan program ini.
“Kami tetap berupaya agar ke depan seragam gratis bisa lebih banyak, asalkan anggaran tersedia. Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah,” tambahnya.
Di sisi lain, sejumlah orangtua mengeluhkan minimnya bantuan seragam ini. Aini, salah seorang orangtua di Tanjungpinang, menilai satu setel seragam terlalu sedikit karena hanya berupa seragam OSIS.
“Kalau cuma satu, sisanya seperti batik, pramuka, dan baju kurung harus beli sendiri. Itu kan biaya lagi,” ungkapnya. Ia berharap Pemprov bisa menambah bantuan minimal dua setel seragam gratis untuk meringankan beban orangtua siswa. “Kalau ada dua saja minimal, tidak terlalu berat bagi kami,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO