Buka konten ini


JAKARTA (BP) – Proses pengadaan pesawat angkut berat Airbus A400M dan jet tempur Dassault Rafale untuk TNI Angkatan Udara akan segera memasuki tahap penyerahan. Satu unit A400M dijadwalkan tiba di Indonesia pada akhir tahun ini, sedangkan Rafale mulai dikirim awal tahun depan.
“Rafale kemungkinan sudah bisa diterima awal tahun depan, sementara A400M diharapkan sampai pada penghujung tahun ini,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Frega Wenas, di Jakarta, Kamis (18/9).
Frega menjelaskan, pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) membutuhkan proses panjang. Setelah kontrak resmi diteken, diperlukan waktu bagi produsen untuk menyelesaikan pembangunan sebelum akhirnya diserahkan. Meski demikian, ia menegaskan upaya memperkuat kemampuan TNI tetap berjalan tanpa henti.
“Ini untuk memastikan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, dan melindungi keselamatan bangsa. Kita menyaksikan banyak negara terjebak konflik bahkan kehilangan sebagian wilayahnya. Indonesia tidak boleh mengalami hal serupa,” ucapnya.
Menurut Frega, Kemhan terus mengupayakan alutsista terbaik untuk seluruh matra, baik TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU. Hal itu penting untuk menjamin keamanan, stabilitas nasional, serta kenyamanan masyarakat.
“Platform apa pun yang dipilih pasti yang terbaik, agar kedaulatan dan keselamatan bangsa bisa tetap terjaga,” tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO