Buka konten ini

MUNCHEN (BP) – Presiden Kehormatan Bayern Munchen Uli Hoeness meragukan kapabilitas klubnya bersaing di Liga Champions musim ini. Tanpa gelandang serang Jamal Musiala yang cedera sampai akhir tahun serta hanya merekrut Luis Diaz pada musim panas, Hoeness meledek Ba-yern seperti ”TSG Hoffenheim versi Eropa”. Akan tetapi, performa pertama Bayern di Liga Champions musim ini, Kamis (18/9), menunjukkan ledekan Hoeness salah.
Die Roten – sebutan Bayern – mampu mengalahkan Chelsea yang notabene juara Piala Dunia Antarklub 2025 – dengan skor 3-1. Bomber Bayern Harry Kane memborong dua gol dalam laga di Allianz Arena tersebut. ”Bayern tetap favorit (juara) di ajang ini (Liga Champions),” tegas HurriKane – julukan Kane – se-perti dilansir dari Bild.
Bayern pun memperpanjang rekor selalu memenangi laga pertama di babak utama (dari fase grup sampai fase League) dalam 21 musim beruntun atau sejak 2022–2023. Die Roten juga mempertahankan hegemoni lawan The Blues –sebutan Chelsea – dengan sapu bersih kemenangan dalam enam pertemuan terakhir.
”Kami seperti menyabotase diri sendiri. Tiga gol (Bayern) karena kesalahan kami sendiri,” keluh Cole Palmer, gelandang serang Chelsea sekaligus pencetak gol ke gawang Bayern kemarin, kepada Daily Mail. Kekalahan bukan hanya jadi yang pertama bagi Chelsea musim ini. Tetapi juga merusak momen laga ke-100 Palmer bersama Chelsea, kemarin.
”Kami tidak mampu menjaga konsentrasi. Bukan hanya dalam 90 menit, melainkan juga selama 95 menit atau bahkan 100 menit,” ucap tactician Chelsea Enzo Maresca tentang penyebab kekalahan anak asuhnya di Allianz Arena kepada Football London. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG