Buka konten ini

BINTAN (BP) – Petani jagung pipil di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, bisa bernapas lega. Hasil panen mereka akhirnya diserap Perum Bulog, sehingga tidak lagi khawatir mencari penampung.
Sekretaris Kelompok Tani Milenial Kreatif, Suroso, mengatakan pihaknya berhasil memanen sekitar 700 kilogram jagung dari lahan seluas 3.000 meter persegi. Angka itu melebihi perkiraan awal yang hanya 500 kilogram.
“Setelah dipipil, hasilnya mencapai sekitar 700 kilogram. Benih yang kami tanam adalah varietas BSI 18, bantuan 4 kilogram dari Polsek Bintan Utara,” jelasnya, Kamis (18/9).
Jagung yang telah dikeringkan selama sepekan dijual ke Bulog dengan harga Rp6.400 per kilogram, dengan kadar air 14 persen. “Alhamdulillah, Bulog membeli dengan harga Rp6.500 per kilogram. Tentu ini sangat membantu,” tambahnya.
Menurut Suroso, serapan Bulog membuat petani lebih tenang karena ada kepastian harga dan pasar. “Harapannya, ke depan Bulog tidak hanya menerima jagung pipil, tetapi juga komoditas lain seperti sorgum yang juga kami budidayakan,” ucapnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bintan, Iptu H.P. Bako, menyampaikan pihaknya bersama Kelompok Tani Milenial Kreatif telah melakukan pengecekan hasil panen sebelum diserahkan ke Bulog.
“Hasil panen dengan kadar air 14 persen dan jumlah sekitar 700 kilogram itu langsung dibawa ke gudang penyimpanan Bulog Cabang Tanjungpinang,” katanya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO