Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Music video Seventeen untuk lagu ‘HOT’ resmi melampaui 200 juta penayangan di YouTube pada 16 September 2025.Dilansir dari laman AllKpop pada Rabu (17/9). Pencapaian ini menegaskan posisi Seventeen sebagai salah satu grup K-pop dengan daya tarik global yang kuat. Lagu ‘HOT’ merupakan bagian dari album studio keempat mereka, Face the Sun.
‘HOT’ menjadi video musik ketiga Seventeen yang mencapai tonggak 200 juta penayangan. Sebelumnya, grup ini sukses menorehkan rekor serupa lewat ‘Don’t Wanna Cry’ dan ‘Super’. Capaian ini menambah deretan kesuksesan perilisan Seventeen sepanjang tahun 2022.
Lagu ‘HOT’ mengusung nuansa hip-hop dengan perpaduan harmonis alunan gitar Barat. Liriknya menggambarkan keberanian Seventeen menapaki jalan sendiri sambil menatap matahari sebagai simbol tekad.
Setelah rilis, lagu ini mendominasi tangga lagu domestik dan terus mencatat pemutaran tinggi di berbagai platform.
Di Spotify, ‘HOT’ telah diputar lebih dari 271,94 juta kali, menegaskan popularitas global Seventeen. Video musik bertema ‘Shoot the Sun’ memikat perhatian berkat konsep visual yang memukau.
Music Video ini bahkan meraih 100 juta penayangan hanya dalam tujuh setengah bulan, mencetak rekor pribadi bagi grup.
Seventeen kini memiliki delapan video musik yang melampaui 100 juta penayangan di YouTube. Deretan lagu populer lain mencakup ‘MAESTRO’, ‘Clap’, ‘VERY NICE’, ‘Left & Right:, dan ‘Rock With You’.
Prestasi ini menunjukkan konsistensi Seventeen dalam mempertahankan basis penggemar internasional.
Sementara itu, Seventeen baru saja memulai tur dunia mereka bertajuk ‘NEW_’. Konser pembuka berlangsung pada 13–14 September di Incheon, Korea Selatan, menampilkan penampilan energik meski beberapa anggota tengah menjalani wajib militer. Antusiasme penggemar terlihat dari tiket yang terjual habis.
Tur dunia Seventeen akan berlanjut ke berbagai negara dengan skala besar. Mereka dijadwalkan tampil di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, pada 27–28 September.
Setelah itu, grup ini akan mengunjungi lima kota di Amerika Utara pada Oktober dan empat gedung utama di Jepang dari November hingga Desember 2025. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY